Tinggalkan Golkar, Ini Penjelasan Titiek Soeharto Gabung Partai Berkarya

Titiek, sebelumnya merupakan salah satu kader senior Partai Golkar dan dibesarkan sebagai tokoh politik oleh Partai Golkar.

Koresponden Tribunnews/Richard Susilo
Titiek Soeharto 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Putri Presiden ke-2 RI Soeharto, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto secara resmi bergabung dengan Partai Berkarya di Yogyakarta, Senin (11/6/2018).

Titiek, sebelumnya merupakan salah satu kader senior Partai Golkar dan dibesarkan sebagai tokoh politik oleh Partai Golkar.

Sebelum menyatakan dirinya sebagai Kader Partai Berkarya, Titiek menyampaikan alasannya mengapa meninggalkan partai berlambang pohon beringin itu.

Baca: Apes, Pencuri Motor di Surabaya Jual Hasil Curiannya ke Polisi

Baca: Pria Muda Asal Bogor Ini Bahagia, Sang Istri Berumur 78 Tahun Positif Hamil

Titiek merasa dirinya tidak dapat memperjuangkan kesejahteraan rakyat secara maksimal selama menjadi Kader Partai Golkar yang kini menjadi partai pendukung pemerintah.

Demikian petikan pernyataan Titiek soal bergabungnya ke Partai Berkarya:

Bismillahirohmanirohim..
Assalamualaikum Warrohmatulohi Wababarokatuh..
Salam Sejahtera...

Puji syukur kita panjatkan kehadirat ALLAH SWT karena dibulan Ramadhan yg penuh berkah ini, kita masih diberi kesempatan untuk beribadah dan mengagungkan namaNYA..

Teman-teman, para sahabat dan saudara2 tct.. izinkan saya dalam kesempatan ini menyampaikan beberapa hal yg sangat penting yg mempengaruhi perjalanan karir politik saya.

Kita ketahui bersama bahwa keadaan Bangsa kita saat ini sungguh sangat memprihatinkan..

~. Pada saat kurang lebih 7 juta tenaga kerja kita nganggur, dan butuh pekerjaan untuk menghidupi keluarga mereka ditengah kondisi ekonomi yg mencekik.. negara dibanjiri TKA yg tidak lebih pandai dari pada TK kita.

~Alam dan tanah yg begitu subur yg Allah karuniakan kepada kita, seolah-olah tidak ada artinya.. karena kita tidak dapat mengolahnya dengan baik untuk memenuhi kebutuhan pangan, sehingga apa-apa masih Import !

~.Kekayaan sumber daya alam yg melimpah yg Allah karuniakan kepada kita tidak dapat dinikmati oleh rakyat.. tidak dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang.

~.Penyelundupan narkoba yg berton-ton jumlahnya.. yg sudah pasti bisa menghancurkan bangsa kita... sungguh sangat menyedihkan pemerintah tidak sedikitpun berkomentar tentang hal itu...

Ini adalah sebagian kecil dari hal-hal yg memprihatinkan kita bersama yg terjadi saat ini...

Saya sedih ..
Saya ingin menjerit untuk protes dan menyuarakan hati nurani rakyat..! Tapi saya tidak dapat melakukan hal itu.. karena saya sebagai orang Golkar.. partai pendukung Pemerintah. ( seharusnya Golkar sebagai partai besar, sebagai pendukung dan Sahabat yg baik harus bisa memberi masukan mana hal-hal yg baik dan yg buruk kepada Pemerintah, tidak hanya sekedar mengekor dan ABS )

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved