Berlatih Terbang, Atlet Paralayang Tewas Terjatuh dari Ketinggian 150 Meter

Taufiq, salah satu master tandem di Gunung Banyak mengatakan, korban take off seorang diri sekitar pukul 07.30 WIB.

Berlatih Terbang, Atlet Paralayang Tewas Terjatuh dari Ketinggian 150 Meter
Net
Ilustrasi tewas 

TRIBUNJAKARTA.COM, MALANG - Cherly Aurelia (18), seorang atlet paralayang terjatuh saat berlatih terbang di Gunung Banyak, Kota Batu, Selasa (12/11/2018).

Atlet asal Desa Jatikebong, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang itu menghembuskan nafas terakhir.

Taufiq, salah satu master tandem di Gunung Banyak mengatakan, korban take off seorang diri sekitar pukul 07.30 WIB.

Baca: Jalur Rawan Kecelakaan di Puncak, Terpasang Spanduk Rossi Aja Pake Helm, Masa Kamu Enggak

Tidak lama setelah take off, korban terjatuh di sebuah perbukitan di kawasan Songgoriti.

"Karena dia sudah bisa terbang sendiri, dia tidak tandem," katanya.

Sementara itu, korban merupakan seorang atlet yang sudah memiliki lisensi PL 1 Novice Pilot yang dikeluarkan oleh Federasi Aero Sport Indonesia (FASI).

Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Anton Widodo mengatakan, korban bersama sejumlah temannya berlatih terbang sejak Hari Sabtu (9/6/2018).

Baca: Kondisi 7 Anak Pelaku Bom Surabaya Saat Ditemui Risma: Suka Mendebat Hingga Ceria Meski Tangan Patah

Korban jatuh saat berada di ketinggian sekitar 100 hingga 150 meter.

Diduga, korban jatuh karena parasut yang digunakan kolaps.

"Hasil lidik kita, bahwa si korban ini, payungnya sudah sempat mengembang karena hembusan angin yang agak kencang sehingga membuat payung ini kolap menutup, sehingga membuat korban ini jatuh," katanya.

Korban lantas dievakuasi dan dibawa ke Kamar Mayat Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata, Kota Batu.

Mia Ainisyah (19), teman korban mengatakan, Cherly berlatih terbang untuk ikut kejuaraan Paralayang Trip of Indonesia alias Troi di Trenggalek. (Kontributor Malang, Andi Hartik)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seorang Atlet Paralayang Tewas Terjatuh Saat Berlatih Terbang",

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help