Ramadan 2018

H-3 Lebaran, Pedagang Kulit Ketupat Baru Marak, Ini Alasannya

Para pedagang kulit ketupat baru mulai menjualnya pada H-3 Lebaran, bukan seminggu sebelumnya atau H-5 Lebaran.

H-3 Lebaran, Pedagang Kulit Ketupat Baru Marak, Ini Alasannya
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Penjual kulit ketupat di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (12/6/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Pedagang kulit ketupat baru mulai marak di pasar-pasar wilayah Jakarta dan sekitarnya pada H-3 menjelang Lebaran, Selasa (12/6/2018).

Hal tersebut bukan tanpa alasan.

Para pedagang kulit ketupat baru mulai menjualnya pada H-3 Lebaran, bukan seminggu sebelumnya atau H-5 Lebaran.

Baca: Berlatih Terbang, Atlet Paralayang Tewas Terjatuh dari Ketinggian 150 Meter

Deri, salah satu penjual kulit ketupat di Pasar Ciputat mengatakan hal itu karena daun kelapa atau janur yang dibuat sebagai kulit ketupat mudah layu.

Saat mulai layu dan janur mulai menguning pun harganya akan menurun.

"Biar enggak layu. Kalau sudah jelek gini, turun harganya," ujarnya sambil menunjuk salah satu janur yang mulai layu.

Baca: Kondisi 7 Anak Pelaku Bom Surabaya Saat Ditemui Risma: Suka Mendebat Hingga Ceria Meski Tangan Patah

Ia mengatakan kebanyakan penjual kulit ketupat yang tersebar di Jakarta dan sekitarnya berasal dari daerah Serang dan kabupaten di sekitarnya.

"Sama, yang di Pasar Palmerah, Pondok Labu itu dari Kulon (Serang dan sekitarnya)," ujarnya.

"Soalnya di sana banyak pohon kelapa. Kita kalau nebang pohon kelapa untuk rumah atau apa, kita nanem dulu sebelumnya, jadi enggak abis," tambah Deri.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help