Info Mudik 2018

Pemudik di Terminal Pulo Gebang Sambut Positif Penerapan Sistem 'Boarding Pass'

Sistem yang baru diterapkan tahun ini, disambut baik oleh para pemudik dan dianggap lebih rapi dan praktis, layaknya di stasiun dan bandara.

Pemudik di Terminal Pulo Gebang Sambut Positif Penerapan Sistem 'Boarding Pass'
TribunJakarta/Nawir Arsyad Akbar
Pemudik yang menunggu jadwal keberangkatan di Terminal Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Terminal Pulo Gebang kembali melakukan inovasi dengan mulai diterapkannya sistem boarding pass untuk setiap keberangkatan.

Sistem yang baru diterapkan tahun ini, disambut baik oleh para pemudik dan dianggap lebih rapi dan praktis, layaknya di stasiun dan bandara.

"Jadi lebih rapi, tidak kaya dulu kalau ke terminal pasti desak-desakan. Ini lumayan jadi rapi, bagus," ujar M. Fadillah, pemudik tujuan Pemalang di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa (12/6/2018).

Suasana loket pembelian tiket bus di Terminal Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (12/6/2018).
Suasana loket pembelian tiket bus di Terminal Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (12/6/2018). (TribunJakarta/Nawir Arsyad Akbar)

Meski begitu, belum lamanya penerapan sistem ini, terkadang membuat calon penumpang bus sedikit kebingungan saat melakukan boarding pass.

Untungnya, di kawasan terminal terdapat banyak petugas yang siap membantu para calon penumpang yang kebingungan dengan sistem tersebut.

"Sempat bingung tadi, kan kalau dulu namanya naik bus tiketnya dicek pas mau naik. Sekarang pakai sistem ini (boarding pass), mudah-mudahan bisa lebih baik," ujar Kiky, pemudik asal Kebumen.

Menurut Kepala Unit Pengelolaan Teknis (UPT) Terminal Terpadu Pulo Gebang Ismanto, penerapan boarding pass merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan standar pelayanan terminal yang baik.

Sistem boarding pass sendiri memerlukan ruang tertutup yang luas dan steril, dan Terminal Pulo Gebang memenuhi syarat tersebut dibandingkan Terminal Kampung Rambutan, Lebak Bulus, yang dinilai sulit menerapkan sistem tersebut.

"Tahun ini sudah kita terapkan boarding pass seperti di bandara. Penumpang punya tiket, QR Code-nya kita baca jadi datanya sesuai dengan penumpang," ujar Ismanto.

Boarding pass juga akan bermanfaat untuk masyarakat karena penumpang tidak perlu terburu-buru sebab sistem tersebut memungkinkan penumpang mengatur sendiri pembelian tiket, sehingga menghindari tindak percaloan.

Selain itu, penumpang pun akan lebih tertib dan mengurangi kesemrawutan di terminal.

"Penumpang di Pulo Gebang, benar-benar terdefinisi jelas. Artinya yang benar-benar mau berangkat saja yang ada di atas. Seperti layaknya bandara lah, tidak dicampur," ujar Ismanto.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help