Info Mudik 2018

Demi Layani Pemudik, 538 Pesawat di Indonesia Telah Jalani Pengecekan

Agus Santoso menerangkan, ramp check alias pengecekan badan pesawat tersebut didedikasikan untuk melayani penumpang.

Demi Layani Pemudik, 538 Pesawat di Indonesia Telah Jalani Pengecekan
TRIBUNJAKARTA.COM/ EGA ALFREDA
Dirjen Perhubungan Udara, Agus Santoso saat ditemui di Posko Terpadu Bandara Soekarno-Hatta. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Sebanyak 538 pesawat yang tersebar dari 36 bandar udara di Indonesia telah melewati ramp check dan dinyatakan telah layak terbang untuk melayani pemudik di arus mudik Lebaran 2018.

Dirjen Perhubungan Udara, Agus Santoso menerangkan, ramp check alias pengecekan badan pesawat tersebut didedikasikan untuk melayani penumpang yang ingin melakukan mudik Lebaran 2018.

"Ada 36 bandara yang disiapkan untuk mudik Lebaran, dari 36 itu semua sudah disiapkan beberapa hari sebelum masuk ke mudik lebaran yaitu, 7 Juni kemarin. Sejak itu kami sudah lakukan ramp check terhadap pesawat terbang yang jumlahnya 538 pesawat," terang Agus di Posko Terpadu Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (13/6/2018).

Semua pesawat dicek demi keselamatan penumpang saat mudik Lebaran 2018.

"Sehabis diadakan ramp check, dari situ mayoritas tidak ada permasalahan besar hanya minor saja sudah diselesaikan di lapangan. Ada beberapa yang diselesaikan setelahnya kita kasih tenggang waktu sekitar dua sampai tiga minggu," tutur Agus.

Baca: Dibully Karena Pamer Bukti Transfer Uang dari Pacar, Vanessa Angel Sosial Media Tempatnya Pamer

Ia pun menegaskan bahwa dari 36 bandara yang tersebar di seluruh nusantara pun sudah dalam kondisi prima baik fasilitas mau pun pelayanannya.

Sebagai informasi, Puncak arus mudik Lebaran jalur udara sudah terjadi sejak Sabtu (9/6/2018), atau sejak hari libur pegawai hari pertama.

Hal ini berbeda dengan libur Lebaran pada tahun 2017 yang puncaknya terjadi pada H-2.

"Untuk jalur udara puncak arus mudik terjadi hanya single. Terjadi hanya pada hari Sabtu yang lalu (9/6/2018). Beda dengan tahun lalu, puncak arus mudik udara terjadi pada h-2," kata Agus.

Menurutnya, hal tersebut terjadi akibat terurainya jadwal keberangkatan penumpang karena panjangnya libur Lebaran dari pemerintah selama 10 hari.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help