Info Mudik 2018

Musim Mudik, Warga Tangerang Bisa Titipkan Kendaraan di Kantor Kelurahan dan Polsek

Sudah hal yang lazim apabila Kantor Kelurahan dan Polsek akan terasa sepi disaat Hari Raya Idul Fitri.

Musim Mudik, Warga Tangerang Bisa Titipkan Kendaraan di Kantor Kelurahan dan Polsek
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Polsek Balaraja, Kabupaten Tangerang yang menyediakan penitipan motor gratis untuk warganya yang ingin pulang kampung. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Demi menjaga keamanan dan mencegah tindak pidana, sejumlah Kantor Kelurahan dan Polsek di Tangerang membuka lahan parkir umum untuk menitipkan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Sudah hal yang lazim apabila Kantor Kelurahan dan Polsek akan terasa sepi disaat Hari Raya Idul Fitri.

Namun berbeda halnya pada Kantor Kelurahan Tanah Tinggi, Tangerang yang justru ramai dipenuhi puluhan kendaraan roda empat berpelat nomor hitam.

Ternyata Lurah Tanah Tinggi, Hadi Ismanto memiliki ide tersebut.

Baca: Patroli Skala Besar, 1560 Personil Gabungan Diterjunkan Amankan Malam Takbiran di Jaksel

Hadi telah mengimbau jauh hari kepada warganya yang mudik dan tidak membawa kendaraan pribadinya untuk menitipkan kendaraan bermotornya di halaman kantor Kelurahan Tanah Tinggi.

"Simpel, untuk mencegah hal yang tidak diinginkan saat musik mudik. Kami imbau dan persilahkan warga Tanah Tinggi yang mudik untuk menitipkan kendaraannya di halaman kelurahan," ujar Hadi saat ditemui di Kantor Kelurahan Tanah Tinggi, Selasa (12/6/2018).

Kantor Kelurahan Tanah Tinggi yang dipadati oleh mobil warga yang menitipkan kendaraannya selama melakukan mudik Lebaran.
Kantor Kelurahan Tanah Tinggi yang dipadati oleh mobil warga yang menitipkan kendaraannya selama melakukan mudik Lebaran. (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

Hal ini juga sebagai komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam upaya melayani dan memberika rasa nyaman bagi masyarakat Kota Tangerang.

Terlepas dari hari libur bersama, Hadi menerangkan, pelayanan kantor kelurahan masih tetap akan berjalan normal.

"Rata-rata minta surat pengantar untuk ngurus keperluan, contohnya SKCK dan surat lainnya," jelas Hadi.

Baca: 5 Fakta Pria Bunuh Diri di Kamar Mandi SPBU Depok: Bawa Helm Sampai Beli Pisau di Minimarket

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help