Ramadan 2018

Omzet Pedagang Khas Ramadan di Pasar Palmerah Anjlok

Pedagang dadakan khas Ramadan mengaku penghasilannya tahun ini menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Omzet Pedagang Khas Ramadan di Pasar Palmerah Anjlok
TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Pedagang kulit ketupat mulai menjamur di Jalan Palmerah Barat, Jakarta Barat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Pedagang dadakan khas Ramadan mengaku penghasilannya tahun ini menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Satu di antaranya dialami Marni, penjualan kolang kaling‎ di Pasar Palmerah, Jakarta Barat.

"Tahun ini mah sepi. Enggak ramai kayak tahun-tahun lalu. Ini saja banyak yang belum habis juga," ujar Marni kepada TribunJakarta.com pada Rabu (13/6/2018).

Marni mengatakan selain kolang kaling, penjualan tahu dan tempe di lapaknya juga merosot saat Ramadan ini.

Padahal, bahan baku pembuatan dari makanan itu telah mengalami kenaikan.

"Saya beli tempe saja udah naik dari sananya karena katanya kedelainya naik. Tapi dijualnya enggak saya naikin karena lagi sepi pembeli," sambung dia.

Surya, pedagang timun suri di Jalan Palmerah Barat mengakui omzetnya menurun drastis saat Ramadan ini.

"Tahun ini mah sepi. Mungkin karena perekonomian lagi lesu kali ya makanya orang pada jarang belanja," katanya.

Berbeda dengan pedagang khas Ramadan, para pedagang dadakan menjelang Lebaran justru menyebut penghasilannya cukup menggiurkan ‎dalam beberapa hari berjualan.

Fikri, pedagang ayam kampung di Pasar Palmerah mengatakan sejak tiga hari berjualan ayam kampung di tempat ini, sudah lebih dari 80 ekor ayam yang ia jual.

"Alhamdulilah. Ramai ini, 80 ekor mah sudah laku, semoga aja semakin dekat Lebaran semakin ramai," kata Fikri.

Senada dengan Fikri, Yanto pedagang janur di Jalan Palmerah Barat juga menyebut omzetnya meningkat di saat jelang Lebaran.

"Pembelinya ramai. Sehari bisa jual ratusan kuit ketupat disini. Untungnya mah jutaan sudah ada ya," ucap dia.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help