Pasar Properti Nasional Melemah, Apartemen Justru Semakin Meningkat Saat Ramadan

Berdasarkan indeks properti Rumah.com, harga apartemen secara nasional melonjak drastis dalam tiga tahun terakhir.

Pasar Properti Nasional Melemah, Apartemen Justru Semakin Meningkat Saat Ramadan
Net
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pasar properti nasional secara tradisional mengalami penurunan selama bulan Ramadan, namun hal tersebut tampaknya menjadi pengecualian untuk sektor apartemen.

Hal ini didukung oleh tingginya minat generasi milenial terhadap properti tipe apartemen.

Berdasarkan indeks properti Rumah.com, harga apartemen secara nasional melonjak drastis dalam tiga tahun terakhir.

Baca: Berlinang Air Mata, Maudy Koesnaedi Ungkapkan Perasaannya Kembali Syuting dengan Mak Nyak

Peningkatan harga apartemen tetap stabil bahkan meski berada dalam periode Ramadan.

Berdasarkan data yang dirilis Rumah.com, Property Index ini memiliki akurasi data yang cukup tinggi untuk mengetahui dinamika yang terjadi di pasar properti Indonesia, karena merupakan hasil analisis dari 400.000 listing properti dijual dan disewa dari seluruh Indonesia.

Dengan lebih dari 17 juta halaman yang dikunjungi setiap bulan dan diakses lebih dari 5,5 juta pencari properti setiap bulannya.

Country Manager Rumah.com, Marine Novita menjelaskan, pada periode Ramadan 2016, misalnya, yang dimulai pada awal Juni 2016 (akhir kuartal kedua) dan berakhir di awal Juli 2016 (awal kuartal ketiga), tren pasar apartemen meningkat 1,1% pada kuartal ketiga (Q3) dibandingkan kuartal kedua (quarter-on-quarter/q-o-q).

"Selanjutnya, pada periode Ramadan 2017, yang dimulai pada akhir Mei 2017 dan berakhir di akhir Juni 2017, peningkatan juga tetap terjadi. Index menunjukkan kenaikan sebesar 2% pada Q3 dari Q2. Secara tahunan, Index menunjukkan kenaikan harga sebesar 10,5% pada Q1 2018 dibandingkan Q1 2017," ujarnya dalam keterangan yang diterima TribunJakarta.com.

Baca: 5 Zodiak Ini Selalu Ingin Menang, Kamu Diantaranya?

Tren ini berbeda jika dibandingkan dengan tren pasar properti secara keseluruhan, yang juga mengukur rumah tapak.

Halaman
12
Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help