Ramadan 2018

Penjahit di Koja Keluhkan Sepinya Pelanggan Pada Lebaran Tahun Ini

"Parah sepinya, ga kaya tahun sebelumnya. Dulu mau lebaran bisa jahit 40 lembar sehari, sekarang nyari 10 aja susah," kaga Sugito Rabu (13/6/2018).

Penjahit di Koja Keluhkan Sepinya Pelanggan Pada Lebaran Tahun Ini
TribunJakarta.com/Rafdi Ghufran
Sugito beserta rekan-rekan sesama penjahit di Jalan Fort Timur, Koja, Jakarta Utara Rabu (13/6/2018). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Rafdi Ghufran

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Penjahit yang ada di Jalan Fort Timur, Koja, Jakarta Utara mengeluhkan sepinya pelanggan pada lebaran kali ini.

Sugito, penjahit di Jalan Fort Timur itu merasakan dampaknya.

Lebaran tahun 2017, Sugito bisa mengerjakan 40 lembar pakaian dalam sehari.

Kini mencari 10 pakaian pun dirinya kebingungan.

Baca: Kisah Bripka Wawan, Fotonya Viral Saat Tertidur Bersandar Pada Motor Usai Bertugas di Jalan Tol

"Parah sepinya, ga kaya tahun sebelumnya. Dulu mau lebaran bisa jahit 40 lembar sehari, sekarang nyari 10 aja susah," kaga Sugito Rabu (13/6/2018).

Sugito pun harus menerima menerima kenyataan kurangnya pendapatan pada lebaran kali ini.

Ia mengaku tidak dapat menaikkan harga jahitan. Karena banyak pelanggannya yang mengeluh jika itu dilakukan.

Baca: Tercatat 11.832 Pemudik Berangkat dari Terminal Pulo Gebang pada H-3 Lebaran

"Ga bisa naikin harga, dipasang harga segini aja masih pada nawar," ujarnya kepada TribunJakarta.com.

Harga yang di pasang Sugito untuk jasanya bervariasi, tergantung tingkat kesulitan dari pakaiannya.

Sugito sendiri mengaku sejak tahun 1998 menjalani usaha jahitnya di kawasan tersebut.

Usaha tersebut pun merupakan hasik warisan turun menurun dari orang tuanya.

Penulis: Rafdi Ghufran Bustomi
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help