Penjelasan Bernardus Prasodjo, Pelukis Khong Guan Tentang Sosok Ayah yang Absen Bersama Keluarga

"Menurut saya itu cara untuk mempengaruhi ibu rumah tangga supaya membeli. Jadi yang penting ada ibunya di situ," jawab Bernardus lalu tersenyum.

Editor: Erik Sinaga
tribun style
Khong Guan 

TRIBUNJAKARTA.COM- Selain nastar, kastengels, dan kue kering lainnya, ada hidangan khas yang selalu disajikan pada hari raya. Apalagi kalau bukan biskuit Khong Guan.

Bahkan ada guyon bahwa dalam masa Lebaran itulah kaleng biskuit Khong Guan isinya benar-benar biskuit, bukan rengginang.

Tidak ada perubahan berarti pada penampilan kaleng biskuit tersebut.

Baca: Aplikasi Penunjuk Jalan Digunakan Para Sopir Bus Guna Lihat Titik Kemacetan

Warna merah dan gambar deretan biskuit yang bisa dinikmati di dalamnya menghiasi kaleng.

Namun satu hal yang paling diingat dari kaleng biskuit itu, yakni lukisan ibu dan dua anaknya yang sedang menikmati teh dan biskuit. Uniknya, tidak ada ayah dalam lukisan itu.

Baca: Jangan Sampai Ketinggalan! Ini Jadwal Pertandingan Piala Dunia

Pelukis gambar itu adalah Bernardus Prasodjo, yang kini berusia 69 tahun. Dalam sebuah video yang diunggah ANTARA News di YouTube, Bernardus menuturkan kisah di balik lukisan yang ikonik itu.

Ia juga berkomentar tentang pertanyaan banyak orang tentang gambar itu, yakni keberadaan sosok ayah.

Bernardus mengatakan ia mendapat pesanan untuk gambar itu dari sebuah perusahaan separasi film.

"Mereka pesan banyak sekali gambar ke saya. Salah satunya Khong Guan itu," kata Bernardus.

Baca: Mimpi Camila Jadi Ratu Inggris Terhadang, Rakyat Inggris Ingin Pangeran William Jadi Raja

Ketika itu, ia mendapat contoh dari sebuah majalah. Potongan gambar itu terlihat lusuh. Ia mengikuti saja arahan yang diberikan pihak pemesan soal gambar yang diinginkan mereka.

Menurut Bernardus, gambar yang sampai saat ini menghiasi kaleng biskuit Khong Guan itu tidak banyak berbeda dengan gambar contoh yang disodorkan padanya.

"Ya cuma ini bajunya warna kuning, yang ini merah. Kemudian anaknya yang ini rada digeser ke mari, yang ini jadi pegang biskuit. Ya begitu aja," papar pria berusia 69 tahun itu.

Baca: Biar Jago Banting Orang, Para Pengawal Presiden AS Selalu Latihan Banting Ban Truk atau Traktor

Ketika ditanya soal ketiadaan sosok ayah dalam gambar itu, Bernardus mengaku tidak tahu persis. Meski demikian ia memiliki sebuah teori.

"Menurut saya itu cara untuk mempengaruhi ibu rumah tangga supaya membeli. Jadi yang penting ada ibunya di situ," jawab Bernardus lalu tersenyum.

"Karena yang belanja ibunya kok," lanjut pria yang kini aktif dalam pengobatan prana tersebut.

Halaman
12
Sumber: Intisari
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved