Pesaing Pergi Mudik, Pedagang Takjil Raih Untung Berlipat

"Malah makin rame mau lebaran mah, soalnya penjual lainnya mudik. Kalo awal sehari dapet Rp 200 ribu, sekarang bisa Rp 300 ribu," kata Winanti

Pesaing Pergi Mudik, Pedagang Takjil Raih Untung Berlipat
TribunJakarta/Rafdi Ghufran
Winanti (38) saat menjajakan takjil dagangannya di Jalan Enim Raya, Tanjung Priok, Jakarta Utara Rabu (13/6/2018) 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Rafdi Ghufran

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Bukannya makin sepi, pedagang takjil di Jalan Enim Raya, Tanjung Priok, Jakarta Utara justru tuai untung berlipat.

Satu di antaranya Winanti (38) yang mengaku dagangannya semakin laris 50 persen dibandingkan awal puasa.

Baca: Mimpi Camila Jadi Ratu Inggris Terhadang, Rakyat Inggris Ingin Pangeran William Jadi Raja

Jika pasa awal puasa dia mampu mengantongi keuntungan Rp 200 ribu dalam sehari, kini angka itu bertambah menjadi Rp 300 ribu.

Menurut dia hal itu karena banyaknya pesaing sesama penjual takjil di kawasan tersebut yang tidak berjualan lantaran mudik.

"Malah makin rame mau lebaran mah, soalnya penjual lainnya mudik. Kalo awal sehari dapet Rp 200 ribu, sekarang bisa Rp 300 ribu," kata Winanti Rabu (13/6/2018).

Winanti mengatakan kenaikan angka tersebut terjadi semenjak awal cuti bersama lebaran digelar.

Baca: Penjelasan Bernardus Prasodjo, Pelukis Khong Guan Tentang Sosok Ayah yang Absen Bersama Keluarga

Kepada TribunJakarta.com dia mengaku tidak pulang kampung tahun ini, oleh karenanya dirinya bisa menjual takjil hingga menjelang lebaran.

"Enggak pulang kampung tahun ini, makanya bisa jualan sampai sekarang," ungkapnya.

Takjil yang disediakan Winanti sendiri beragam, mulai dari aneka macam gorengan, lontong, hingga minuman segar untuk berbuka puasa.

Penulis: Rafdi Ghufran Bustomi
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help