Ramadan 2018

Petugas Satpol PP Kecamatan Jatinegara Disebar ke Tujuh Titik Rawan

Pihak Kecamatan Jatinegara akan menempatkan 385 personel untuk menjaga ketertiban wilayah.

Petugas Satpol PP Kecamatan Jatinegara Disebar ke Tujuh Titik Rawan
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Sejumlah petugas Satpol PP terlihat sedang mengawasi para pedagang di pasar ikan Jatinegara 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Pihak Kecamatan Jatinegara akan menempatkan 385 personel untuk menjaga ketertiban wilayah dari pedagang musiman, mulai dari Gunung Antang hingga depan Stasiun Jatinegara.

"Sebelumnya saya ucapkan terima kasih karena sembilan kecamatan lain membantu kami," ujar Camat Jatinegara, Nasrudin Abu Bakar, Selasa (12/6/2018).

"Jujur saja kalau kami mengatasi sendiri kami agak kewalahan karena setiap tahunnya seperti menjadi tradisi bagi pedagang musiman di kawasan Jatinegara, kalau tidak ditertibkan mereka bisa menutup jalan," imbuh dia.

Ratusan personel gabungan Satpol PP dari 10 kecamatan di wilayah Jakarta Timur, Sudinhub Jakarta Timur, unsur TNI, dan unsur Polri akan disebar ke tujuh titik yang telah ditentukan sebelumnya.

Titik pengamanan pertama di wilayah Gunung Antang hingga Koramil, titik kedua Koramil sampai Pasar Ikan, titik tiga mulai dari Pasar Ikan sampai Stanplat Bogor, titik empat Stanplat Bogor sisi selatan, titik lima Stanplat Bogor sampai Pasar Lokomotif, titik enam Pasar Lokomotif hingga Stasiun Jatinegara, dan titik tujuh Stasiun Jatinegara sampai lampu mersh Kodim lama.

Nasrudin berharap dengan penertiban ini tidak ada lagi pedagang yang menutup akses jalan di kawasan Jatinegara, khususnya di Jalan Matraman Raya mulai dari Gunung Antang sampai Stanplat Bogor dan Jalan Raya Bekasi Barat mulai dari Stanplat Bogor hingga Stasiun Jatinegara.

"Pejalan kaki bisa jalan, yang kendaraan bisa lewat, yang berdagang ya silahkam berdagang, dan yang ingin belanja bisa memanfaatkan momen ini," terang Nasrudin.

Ia menerangkan, pengaturan ini merupakan kebijakan terbaik yang bisa diambil untuk menertibkan para pedagang, agar tidak ada pihak yang dirugikan.

"Kami selalu berkaca dari evaluasi sebelumnya, mudah-mudahan ini solusi yang terbaik," kata dia.

Penjagaan ini akan terus dilakukan sampai malam takbir, kemudian setelah para pedagang selesai berjualan, pihak kecamatan akan menerjunkan sejumlah petugas PPSU untuk membersihkan wilayah tersebut dari sampah.

Hal ini dilakukan karena biasanya kawasan Jatinegara sering kali digunakan warga untuk menjalankan salat ied, bahkan tahun lalu ibadah salat ied tersebut sempat viral di media sosial.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help