Polisi Selidiki Kesamaan Pelaku Pelemparan Batu di JPO Malaka dengan Kasus di Bekasi dan Depok

"Yang pasti niat itu sudah ada, karena mereka sudah menggambar kira-kira dimana sih potensi mereka tidak ketahuan," ucapnya.

Polisi Selidiki Kesamaan Pelaku Pelemparan Batu di JPO Malaka dengan Kasus di Bekasi dan Depok
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Tony Surya Putra saat ditemui awak di Mapolres Metro Jaktim, Rabu (13/6/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Kepolisian Resor Jakarta Timur berkoordinasi dengan Polres Metro Depok dan Polres Bekasi untuk menyelidiki keterkaitan pelaku pelembaran batu di Jembatan Malaka dengan kasus sebelumnya di daerah Pondok Gede dan Cibubur.

"Belum bisa dibuktikan (keterlibatan pelaku pelemparan di JPO Malaka), karena (Polres) Depok dan Bekasi belum bisa menunjuk orang yang mana," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Ida Ketut kepada wartawan, Rabu (13/6/2018).

Lebih lanjut ia menerangkan, selama pemeriksaan terduga dua pelaku yang masih berusia di bawah umur, hanya mengaku baru melakukan perbuatan tersebut satu kali.

"Kami memberikan hak kepada mereka untuk mau bilang sekali, itu kan hak dari pada orang di mata hukum praduga tak bersalah, nah nanti dikembalikan ke masing-masing Polres (Depok dan Bekasi), apakah sama (pelakunya)," katanya di Mapolres Metro Jakarta Timur.

Baca: Akan Tindak Tegas Pelaku Pelemparan Batu dari JPO, Kapolres: Sampai Dilumpuhkan

Ida Ketut menjelaskan, kemungkinan adanya hubungan antara pelaku pelemparan di JPO Malaka dengan kasus di Pondok Gede dan Cibubur cukup besar karena waktunya yang hampir berdekatan.

"Patut kami duga karena waktunya hampir bersamaan, tapi kalau mau ngaku sekali ya itu kan hak mereka," kata dia.

Tetapi Ida memastikan, perbuatan tersebut sudah direncanakan dengan matang oleh para pelaku.

"Yang pasti niat itu sudah ada, karena mereka sudah menggambar kira-kira dimana sih potensi mereka tidak ketahuan," ucapnya.

Menurutnya, perbuatan iseng yang dilakukan oleh kedua pelaku lebih kepada mereka tidak mengetahui manfaat dari perbuatan yang mereka lakukan.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved