Saksi Mata Kaget saat Ada Darah Keluar dari Toilet Pom Bensin Kartini Depok

Panik melihat darah, ia bergegas melaporkan temuannya itu kepada petugas SPBU Kartini yang sedang bertugas

Saksi Mata Kaget saat Ada Darah Keluar dari Toilet Pom Bensin Kartini Depok
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Tagana Kota Depok setelah mengeluarkan jasad pria dari dalam bilik kamar mandi Pom Bensin Kartini, Pancoran Mas, Depok, Selasa (12/6/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Warga Kota Depok dikagetkan atas penemuan mayat pria tanpa identitas di kamar mandi Pom Bensin Kartini.

Irwansyah, selaku satu saksi mata mengatakan penemuan mayat berawal saat ada seorang ibu yang ingin menggunakan fasilitas kamar mandi.

Karena dua bilik kamar mandi yang disediakan diperuntukkan bagi laki-laki dan perempuan.

Geram karena tidak kunjung keluar dari kamar mandi, perempuan itu lantas menggedor pintu kamar mandi yang terbuat dari seng.

"Saya lihat ibu itu menggedor pintu kamar mandi, lalu saya yang baru isi bensin turun dari motor dan menanyakan kenapa gedor pintu. Kata dia lama sekali orang yang di dalam pake kamar mandi," kata Irwansyah kepada wartawan di Pancoran Mas, Depok, Selasa (12/6/2018).

Baca: Pria yang Ditemukan Tewas di Pom Bensin Bawa Helm ke Kamar Mandi

Namun bukan jawaban yang didapat Irwansyah dari dalam kamar mandi itu, justru ada darah yang mengalir ke luar.

Panik melihat darah, ia bergegas melaporkan temuannya itu kepada petugas SPBU Kartini yang sedang bertugas.

"Saya kaget, langsung laporan sama petugas yang lagi jaga di sebelah kamar mandi. Lalu saya datang lagi sama petugas dan mendobrak pintu tersebut," ujarnya.

Karena pintu yang terbuat dari seng itu dikunci dari dalam, pintu didobrak paksa dari luar.

Usai terbuka, warga justru dibuat kaget karena menemukan jasad seorang pria yang berimbah darah terduduk di lantai kamar mandi sekira pukul 21.30 WIB.

Persisnya di bawah toilet jongkok dengan posisi punggung bersandar ke dinding lantai toilet yang permukaannya lebih tinggi.

"Saya lihat korban telentang dengan darah banyak banget. Saya lemes, langsung saya tutup lagi pintunya," tutur Irwansyah.

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help