Sandiaga Imbau Pendatang Tidak Datang ke Jakarta Jika Tak Punya Keterampilan Khusus

Sandiaga menegaskan, Pemprov DKI tidak bisa menghalangi para pendatang baru untuk hijrah ke ibukota dengan alasan Jakarta terbuka bagi siapapun.

Sandiaga Imbau Pendatang Tidak Datang ke Jakarta Jika Tak Punya Keterampilan Khusus
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Wagub Sandiaga Uno di Pasar Seni TIJA, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (13/6/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Tren pendatang baru yang datang ke Jakarta selepas mudik lebaran rutin terjadi setiap tahun.

Padahal, tingkat kepadatan penduduk serta pengangguran di DKI Jakarta sangat tinggi.

Berdasarkan data yang berhasil TribunJakarta.com himpun, jumlah penduduk di Jakarta sendiri per Januari 2018 berjumlah sekira 10,18 juta, dengan pengangguran mencapai 400 ribu jiwa.

Baca: 5 Fakta Pria Bunuh Diri di Kamar Mandi SPBU Depok: Bawa Helm Sampai Beli Pisau di Minimarket

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, antisipasi yang akan dilakukan terkait banyaknya pendatang baru ke Jakarta untuk bekerja adalah memberikan pelatihan nantinya.

Sandiaga mengimbau, para pendatang baru sebaiknya tidak datang ke Jakarta jika mereka tidak mempunyai keterampilan khusus yang akan memudahkan mereka mencari pekerjaan.

Baca: Tak Bisa Dihubungi Sang Anak, Pria Lansia Ternyata Tewas Tercebur Sumur Sedalam 7,5 Meter

"Memberi pelatihan dan mengimbau mereka untuk tidak ke Jakarta sebelum diberikan keterampilan yang bisa membuat mereka bertahan hidup di Jakarta, karena tinggal di Jakarta itu butuh keterampilan khusus," kata Sandiaga, Rabu (13/6/2018) di Ancol, Jakarta Utara.

Sandiaga menegaskan, Pemprov DKI tidak bisa menghalangi para pendatang baru untuk hijrah ke ibukota dengan alasan Jakarta terbuka bagi siapapun.

"Kita tidak bisa menutup Jakarta, Jakarta untuk semua. Tapi kita pastikan bahwa mereka datang dengan keterampilan khusus dan bisa bertahan hidup di Jakarta," pungkas Sandiaga.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved