Tak Bisa Dihubungi Sang Anak, Pria Lansia Ternyata Tewas Tercebur Sumur Sedalam 7,5 Meter

Eka pun mencari di sekeliling rumah dan mendapati sosok manusia tertelungkup di dasar sumur.

Tak Bisa Dihubungi Sang Anak, Pria Lansia Ternyata Tewas Tercebur Sumur Sedalam 7,5 Meter
Dokumentasi Humas Polres Magelang
Petugas Polsek Borobudur dengan BPBD Kabupaten Magelang mengevakuasi jasad Sumarsono (60), warga Dusun Kretek RT 04/RW 04 Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Selasa (12/6/2018). Korban diduga meninggal akibat terjatuh dan tercebur ke dalam sumur. 

TRIBUNJAKARTA.COM, MAGELANG - Sumarsono (60), warga Dusun Kretek RT 04/RW 04 Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang ditemukan tewas di sebuah umur sedalam 7,5 meter di sekitar kediamannya, Selasa (12/6/2018).

Korban diduga meninggal akibat terjatuh dan tercebur ke dalam sumur.

Korban ditemukan pertama kali oleh anaknya sendiri, Eka pramudiya alias Edo (38) warga Dusun Doho RT 02/ RW 04, Desa Ngawu, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo pada Selasa (12/6/2018) pukul 07.30 WIB pagi kemarin.

Waktu itu, Eka berencana menjemput Sumarsono di Magelang untuk diajak pulang ke Sukoharjo.

Namun, dirinya tak dapat menghubungi Sumarsono pada tanggal 11 Juni 2018 lalu.

"Terakhir komunikasi dengan ayah saya melalui telepon tanggal 3 juni 2018 dan tanggal 6 dan 9 Juni 2018, namun tanggal 11 Juni 2018, saya telepon lagi ternyata sudah tidak aktif dan tidak bisa dihubungi,” kata Eka.

Saat dicari di rumah, korban tak dapat ditemui di kediamannya.

Eka pun mencari di sekeliling rumah dan mendapati sosok manusia tertelungkup di dasar sumur.

Dia pun curiga jika jasad tersebut adalah ayahnya.

Ia pun memberitahu Kepala Dusun Kretek Marsidi (36) dan langsung melapor ke Polsek Borobudur Polres Magelang.

Halaman
12
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help