Info Mudik 2018

Warga Pasang CCTV, Satgas Pengamanan Rumah Kosong Diminta Lapor Tiap 2 Jam Saat Masa Mudik

Sebanyak sembilan dari target 11 CCTV, sudah terpasang di gang sempit pemukiman padat penduduk tersebut.

Warga Pasang CCTV, Satgas Pengamanan Rumah Kosong Diminta Lapor Tiap 2 Jam Saat Masa Mudik
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar memantau langsung layar monitor cctv di RW 01, Kelurahan Kalibata, Jakarta Selatan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN - Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar meninjau langsung pemukiman padat penduduk yang ditinggal mudik oleh warganya.

Tinjauan tersebut sekaligus untuk pengecekan kamera pengawas atau CCTV, yang dipasang oleh warga di RW 01, Kelurahan Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (13/6/2018).

Sebanyak sembilan dari target 11 CCTV, sudah terpasang di gang sempit pemukiman padat penduduk tersebut.

Baca: 5 Fakta Pria Bunuh Diri di Kamar Mandi SPBU Depok: Bawa Helm Sampai Beli Pisau di Minimarket

Pemasangan CCTV ini, menurut Indra sangat membantu kinerja satgas pengamanan rumah kosong, yang bertugas mengamankan rumah kosong yang ditinggal pemiliknya mudik ke kampung halaman.

"Jadi dengan pemasangan CCTV ini akan sangat membantu, apabila terjadi pencurian di rumah kosong yang ditinggal pemudiknya, bukti rekaman dari CCTV ini mempermudah Polisi untuk mengidentifikasi pelakunya," ujar Indra di lokasi, Rabu (13/6/2018).

Indra juga mengimbau kepada Satgas pengamanan rumah kosong, yang bertugas di wilayahnya masing - masing.

Imbauan tersebut berupa laporan dari para warga selama dua jam sekali kepada pihak Kepolisian, terkait kondisi lingkungannya selama mudik ini berlangsung.

Baca: Hendak Mudik ke Cilacap Gunakan Motor, Sekeluarga Tewas Kecelakaan di Jalan Raya Tajur

"Iya saya minta kepada satgas yang terdiri dari Binmas, Lurah, dan seluruh elemen masyarakat dan keamanan di dalamnya, untuk melaporkan kondisi lingkungannya sebanyak dua jam sekali," ucap Indra.

Untuk mempermudah koordinasi dan komunikasi, Indra juga mengapresiasi kepada satgas rumsong yang telah membentuk grup chat di aplikasi whatsapp.

Grup ini menurutnya, akan sangat efektif bilamana terjadi sesuatu yang mencurigakan, maka informasi tersebut bisa langsung disebarkan di grup, dan ditindak lanjuti oleh Kepolisian.

"Jadi dengan grup tersebut, informasi kalau ada hal yang mencurigakan di lingkungan bisa langsung disebarkan, petugas akan segera mendatangi lokasi untuk mengantisipasinya," tutur Indra.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved