417 Personil Gabungan Dikerahkan Jaga Malam Takbiran di Jakarta Utara

417 personil gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, Pokdar, dan potensi masyarakat lainnya dilibatkan dalam pengamanan malam takbiran

417 Personil Gabungan Dikerahkan Jaga Malam Takbiran di Jakarta Utara
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Polres Metro Jakarta Utara menggelar Apel Gelar Pasukan pengamanan malam takbiran Hari Raya Idul Fitri 1439 H Kamis (14/6/2018) sore ini di Halaman Mapolrestro Jakarta Utara 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Polres Metro Jakarta Utara menggelar Apel Gelar Pasukan Pengamanan Malam Takbiran Hari Raya Idul Fitri 1439 H Kamis (14/6/2018) sore ini.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Reza Arief Dewanto mengatakan, apel kali ini digelar guna melihat kesiapan personel yang akan dilibatkan dalam pengamanan malam takbiran malam nanti dan pelaksanaan pengamanan salat Idul Fitri Jumat (15/6/2018) besok pagi.

Baca: Kim Jong Un Selalu Bawa Toilet Pribadi Bahkan ke Luar Negeri Karena Protokol Keamanan Nasional

417 personil gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, Pokdar, dan potensi masyarakat lainnya dilibatkan dalam pengamanan malam takbiran nanti.

"Mereka akan ditempatkan di beberapa titik pengamanan, baik itu titik persimpangan, jalur, maupun lokasi-lokasi pelaksanaan malam takbiran," kata Reza di Halaman Mapolrestro Jakarta Utara, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Pengamanan malam takbiran difokuskan di sejumlah titik di wilayah Jakarta Utara.

Baca: Jawa Barat Jadi Tujuan Utama Para Pemudik di Terminal Kampung Rambutan

Reza mengimbau, masyarakat sebaiknya tidak konvoi keliling jalan saat malam takbiran nanti.

Imbauan tersebut demi mencegah tindak kejahatan yang bisa terjadi saat malam takbiran dan untuk menjaga situasi malam takbiran tetap kondusif.

Baca: Kim Jong Un Tukar Pulpen Sebelum Tanda Tangan Perjanjian dengan Donald Trump Karena Takut Diracun

"Polri mengimbau agar masyarakat tidak melakukan takbiran keliling atau konvoi karena itu akan sangat berbahaya untuk keselamatan kita semua. Untuk malam takbiran ini dilaksanakan stationer saja di masjid-masjid dan mungkin beberapa tempat perayaan," imbaunya.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help