Baliho Pilgub Jabar 2018 yang Diduga Milik Paslon Asyik Langgar Aturan Kampanye

"Muatan kampanye Pilpres belum diperbolehkan. Kalau di Depok itu setiap paslon Pilgub Jabar 2018 berhak memasang lima baliho," katanya

Baliho Pilgub Jabar 2018 yang Diduga Milik Paslon Asyik Langgar Aturan Kampanye
TribunJakarta/Bima Putra
Baliho yang diduga milik Paslon nomor urut tiga di Pilgub Jabar 2018, Sukmajaya, Depok, Kamis (14/6/2018) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, SUKMAJAYA - Satu baliho berukuran besar yang mengajak warga Depok memilih pasangan nomor urut tiga di Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 bercokol di jalan Kejayaan, Kelurahan Abadijaya, Depok.

Terpampang wajah Sudrajat dan Syaikhu selaku cagub dan cawagub di Pilgub Jabar 2018.

Baca: Kim Jong Un Selalu Bawa Toilet Pribadi Bahkan ke Luar Negeri Karena Protokol Keamanan Nasional

Di bawahnya terpampang wajah Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Di bagian atas baliho tersemat ucapan 'Selamat Idul Fitri 1439 H. 27 Juni 2018 coblos nomor tiga di Pilgub Jabar'.

Tulisan 2018 Asyik Menang dan 2019 ganti Presiden yang kerap disuarakan Paslon nomor urut tiga.

Sementara di bagian paling bawah tertulis kalimat 'Tolak tenaga kerja asing! Buka lapangan kerja untuk rakyat, turunkan harga sembako, listrik & BBM!'.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan baliho tersebut dipasang pada Rabu (13/6/2018).

Baca: Kim Jong Un Tukar Pulpen Sebelum Tanda Tangan Perjanjian dengan Donald Trump Karena Takut Diracun

"Ini baru semalam dipasang, jam sebelas malam dipasangnya. Dipasang sama dua orang yang bukan orang sini. Saya enggak pernah lihat orangnya," tutur seorang warga.

Komisioner Panwaslu Kota Depok Elyas Tanta Ginting menyatakan desain baliho tersebut telah melanggar aturan alat peraga kampanye yang ditentukan.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help