Kapolres Bekasi Kota: Teror Lempar Batu di Tol Jagorawi dan Jakarta Cikampek Tak Ada Kaitan

"Yang jelas kemarin yang terakhir nggak ada hubungan dengan yang di Ciracas (tol Jagorawi), Itu lokalan," kata Indarto.

Kapolres Bekasi Kota: Teror Lempar Batu di Tol Jagorawi dan Jakarta Cikampek Tak Ada Kaitan
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto mengatakan, teror lempar batu yang terjadi di Jalan tol Jakarta Cikampek dan tol Jagorawi tidak memiliki kaitan.

Indarto menjelaskan sampai sore tadi, Kamis, 14 juni 2018, pihaknya telah mendapatkan informan yang nantinya akan menjadi bahan penyelidikan lebih lanjut kasus yang menewaskan satu orang pengguna jalan tol tersebut.

"Tapi barusan tadi sore kami dapat informasi yang signifikan, apa itu? Rahasia, Karena belum ketangkap, yang jelas kemarin yang terakhir nggak ada hubungan dengan yang di Ciracas (tol Jagorawi), Itu lokalan yang penting nggak ada hubungan," kata Indarto kepada TribunJakarta.com.

Baca: Polisi Akui Belum Temui Titik Terang Pelaku Pelempar Batu di Tol Jakarta-Cikampek

Pihaknya juga sejauh ini telah memeriksa enam orang saksi, selain itu penyisiran di sekitar lokasi kejadian juga sudah dilakukan demi mengungkap misteri lemparan batu yang terjadi di Jembatan Curug, KM 6+300, Tol Jakarta Cikampek, Pondok Gede Kota Bekasi, Selasa, 5 juni 2018 lalu.

"Yang pertama penjagaan tetap, anggota masih di lapangan, timsus kami masih di lapangan," katanya.

Polsek Caracas Jakarta Timur sebelumnya mengamankan dua orang pelaku pelempar batu di tol Jagorawi KM 11+200. Kedua pelaku yakni TZ (17) dan HSC (15) dari keterangan sementara, motif keduanya melakuka pelemparan batu dari atas jembatan ke Jalan tol diduga hanya iseng semata.

Baca: Polisi Selidiki Kesamaan Pelaku Pelemparan Batu di JPO Malaka dengan Kasus di Bekasi dan Depok

Beruntung kasus lempar batu di tol Jagorawi tidak sampai menelan korban jiwa, lain halnya dengan di tol Jakarta Cikampek, satu orang pengguna jalan tol bernama Saiful Mazazi tewas lantaran tertimpa batu besar kejuruan 20 centimeter.

"Iya pola hampir sama, jam-jam nya sama, tapi batunya nggak gede (Jagorawi), yang di kita (Jakarta Cikampek) gede," kata Indarto.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help