Piala Dunia 2018

Laga Korsel Kontra Senegal Tertutup, Bayangan Lawan Swedia

DI luar kebiasaan, duel uji coba Korea Selatan kontra Senegal di Stadion Das Goldberg, Austria berlangsung secara tertutup.

Laga Korsel Kontra Senegal Tertutup, Bayangan Lawan Swedia
kfa.or.kr
Timnas Korsel 

TRIBUNJAKARTA.COM, AUSTRIA - DI luar kebiasaan, duel uji coba Korea Selatan kontra Senegal di Stadion Das Goldberg, Austria berlangsung secara tertutup. Hasil akhir laga berupa kemenangan Senegal 2-0 didapat hanya lewat rilis dari pihak panitia usai laga berakhir.

Namun, tak ada satu pun foto, atau video yang menayangkan laga tersebut, maupun cuplikan dari kedua gol yang terjadi. Parahnya lagi, akun resmi media sosial dari kedua kubu, baik Korea Selatan, maupun Senegal, sama-sama tak memberikan update pertandingan.

Hal ini membuat pendukung kedua kubu menjadi geregetan, dan membuat spekulasi sendiri mengenai proses uji coba, termasuk hasil akhirnya.

"Ini laga tertutup. Hanya pemain, dan wasit yang boleh masuk arena. Hasilnya baru dirilis usai laga. Jika Anda punya teman pemain atau wasit, silakan berbagi sekarang," tulis akun @koreafb.

"Hasil akhirnya adalah 5-2 untuk Senegal, 4 kartu kuning, 2 kartu merah, dan 16 tendangan sudut. Haha, ini hanya bercanda. Serius, saya juga tak bisa menemukan update uji coba ini," tulis akun @daz_latto mewakili kegelisahn rekannya.

Dikutip dari Yonhap news, Senegal memimpin pada pertengahan babak kedua saat pemain belakang Korea Kim Young-gwon mencetak gol bunuh diri.

Tim asuhan Shin Tae-yong berusaha menyeimbangkan skor, namun tim Senegal mencetak gol kedua saat Moussa Konate berhasil membuat gol melalui tendangan penalti yang akhirnya memastikan kemenangan Senegal.

Kendati ini menjadi kekalahan kedua dari tiga uji coba terakhir, namun pelatih Korsel, Shin Tae-yong tetap merasa puas. Sebelumnya, tim Taeguk Warriors ditekuk Bosnia-Herzegovia 1-3 (01/06), dan bermain imbang 0-0  kontra Bolivia (07/06).

Shin Tae-yong menyebut uji coba kontra Senegal itu memberikan bayangan apa yang harus dilakukan saat melawan Swedia dalam laga pembuka grup F di Piala Dunia 2018.

Ia percaya, duel pertama itu akan menjadi penentu untuk laga selanjutnya melawan Meksiko, dan Jerman di grup maut tersebut.

"Senegal bermain dengan pola 4-4-2 sama dengan Swedia. Jadi kami bisa mendapatkan gambaran kasar laga nanti. Mereka juga punya pemain yang cepat, dan kuat yang menyulitkan para bek kami dalam duel satu lawan satu," ujarnya di Yonhapnews.

Ia menegaskan, telah mempelajari sepuluh laga terakhir Swedia, dan yakin sudah mengantongi jurus untuk menaklukkan lawan pertama mereka. "Jika skenario kami berjalan di lapangan, rasanya kami bisa memetik hasil positif nanti," katanya.

Sementara bagi Senegal, ini menjadi kemenangan pertama mereka dari empat uji coba terakhir dengan perincian tiga kali seri, dan sekali kalah dari Kroasia 1-2. Di Rusia nanti, Senegal berada di grup H bersama Polandia, Jepang, dan Kolombia. (Tribunnews/Den)

Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help