Mayat Wanita Ditemukan di Penjaringan, Diduga Terpeleset ke Sungai Lalu Tenggelam

Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh wanita itu.

Mayat Wanita Ditemukan di Penjaringan, Diduga Terpeleset ke Sungai Lalu Tenggelam
istimewa
Mayat dibawa menggunakan kantong mayat 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Sesosok mayat wanita tanpa identitas ditemukan terdampar di pinggir kali di perumahan Bukit Golf Mediterania Cluster Cendana RT.06/05, Penjaringan, Jakarta Utara.

Mayat wanita yang diperkirakan berusia 55 tahun terlihat mengenakan daster biru tua tersebut ditemukan oleh sekuriti perumahan pada Kamis (14/6/2018) pagi.

Baca: Ini Respon Panwaslu Jaksel Soal Marak Spanduk #2019 Istiqomah Jokowi

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan Kompol Mustakim mengatakan, saat ditemukan sekuriti perumahan, mayat tersebut berada dalam posisi telungkup.

Melihat temuannya itu, sekuriti langsung melapor ke Polsek Metro Penjaringan dan tak lama berselang, polisi langsung datang untuk melakukan olah TKP.

Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh wanita itu.

Diduga mayat wanita itu terpeleset dan jatuh ke kali lalu tenggelam.

Baca: Bedug Takbir Sambut Anies Baswedan di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan

"Setelah dilakukan olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Dugaan sementara korban terpeleset, jatuh ke sungai, lalu tenggelam," kata Mustakim dalam keterangannya.

Mustakim menambahkan, kondisi air kali saat wanita tersebut tenggelam diperkirakan sedang pasang. Mayat wanita itu hanyut terbawa arus dan saat surut, terdampar di pinggir sungai.

Selain itu, mayat wanita tanpa identitas itu juga diperkirakan sudah tenggelam dan tewas selama tiga hari.

"Mayat diperkirakan sudah (tenggelam) kurang lebih tiga hari, dan tanpa identitas," imbuh Mustakim.

Setelah mendatangi lokasi ditemukannya mayat tersebut, polisi lalu membawa mayat wanita tanpa identitas itu ke RSCM untuk divisum.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help