Menhub Klaim Pemudik Kendaraan Pribadi Menurun Tahun Ini

"Angkutan pribadi turun, khususnya pengendara motor, dalam catatan kami turun 40 persen," ujarnya.

Menhub Klaim Pemudik Kendaraan Pribadi Menurun Tahun Ini
TribunJakarta.com/Suci Febriastuti
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi didampingi Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kementerian Sosial Nahar (kiri) dan Direktur Bank Syariah Mandiri Toni E.D. Subari (kanan) usai melepas peserta Mudik Ramah Anak dan Disabilitas yang diselenggarakan PT Bank Syariah Mandiri, Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (9/6/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/SUCI FEBRIASTUTI 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengklaim tahun ini masyarakat yang mudik menggunakan kendaraan pribadi, baik motor maupun mobil jumlahnya menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

"Tahun ini sendiri ada suatu angka-angka yang menarik, angkutan pribadi baik motor dan mobil itu turun, angkutan bus dan sebagainya naik," ucapnya kepada awal media, Selasa (19/6/2018).

Ia menerangkan, untuk angkutan bus dan pesawat, jumlah penumpang naik sebesar 15 persen, kereta api meningkat lima persen, dan kapal laut meningkat lima sama 10 persen.

Baca: Sederet Fakta Mobil Dihantam Kereta di Batu Ceper, Usai Bersilaturahmi Hingga 3 Nyawa Melayang

"Angkutan pribadi turun, khususnya pengendara motor, dalam catatan kami turun 40 persen," ujarnya di Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur.

Budi Karya menyebutkan, sebelumnya pemerintah telah memproyeksikan peningkatan jumlah pemotor sebesar 30 persen dibandingkan tahun lalu.

Baca: Terkuak! Yuni Shara Ungkap Blak-Blakan Status Maia Estianty Kini, Jadi Nyonyah IM?

"Ya 40 persen, padahal kami proyeksi naik 30 persen jadi beda sekitar 70 persen," kata dia.

Dengan penurunan jumlah pemudik motor pada musim mudik tahun ini, angka kecelakaan lalu lintas pun ikut menurun.

"Kecelakaan itu turun banyak, dari data Kementerian Kesehatan tahun sebelumnya mendekati 150, kalau tahun ini sampai sekarang 21 sampai 27, jadi turun drastis," ucapnya.

Ia pun berharap kedepannya pelaksanaan mudik dapat lebih baik, lebih cepat, dan angka kecelakaan menurun.

"Untuk itu kami harus menjaga tata pelaksanaan mudik ini lebih baik, lebih cepat tidak macet, dan angka kecelakaan menurun," ucapanya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help