Gunung Agung Erupsi, 3 Penerbangan Internasional ke Bali Mendarat Darurat di Soekarno-Hatta

Sedangkan, untuk penerbangan domestik dari dan menuju Bali melalui Bandara Banyuwangi terdapat empat pembatalan penerbangan.

Gunung Agung Erupsi, 3 Penerbangan Internasional ke Bali Mendarat Darurat di Soekarno-Hatta
TribunBali/Istimewa
Gunung Agung terus mengalami peningkatan aktivitas vulkanik, Kamis (28/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Meski pun Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali telah kembali dibuka, pengelola Bandara Soekarno-Hatta masih mencatat beberapa maskapai penerbangan yang melakukan pembatalan.

Bahkan, terdapat penerbangan internasional menuju Bali melakukan pendaratan darurat di Bandara Soekarno-Hatta terkait dengan erupsi yang terjadi pada Gunung Agung.

Dari data yang dihimpun TribunJakarta.com melalui Humas Bandara Soekarno Hatta, terdapat tiga penerbangan internasional yang melakukan pendaratan darurat di Bandara Soekarno-Hatta.

Pelatih Kiper Persib: Tak Masalah Kami Main di Jakarta

Tiga rute perjalanan itu yakni, Shanghai-Denpasar, Zhengzhou-Denpasar dan Mumbai-Denpasar.

Sedangkan, untuk penerbangan domestik dari dan menuju Bali melalui Bandara Banyuwangi terdapat empat pembatalan penerbangan.

"Iya beberapa penerbangan yang masih melakukan cancel padahal Bandara I Gusti Ngurah Rai sudah buka, karena mengutamakan keselamatan penerbangan," ujar Chaerul Anwar selaku Branch Communication Manager Bandara Soekarno-Hatta saat dikonfirmasi, Jumat (29/6/2018).

Disebut Mirip dengan Pelaku Video Mesum, Aura Kasih Ungkapkan Kesedihannya

Untuk penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta sendiri terdapat penambahan dari sebelumnya sebanyak 37 penerbangan kini menjadi, 47 penerbangan dari dan menuju Bali setelah Bandara I Gusti Ngurah Rai dibuka kembali.

"Walau demikian, kita tetap minta ke beberapa maskapai untuk berhati-hati dan tanggung jawab baik pengembalian uang atau pun reschedule," kata Chaerul.

Sebelumnya, Bandara I Gusti Ngurah Rai telah dibuka sejak pukul 14.30 WITA setelah pihak AirNav mencabut status penutupan bandara yang terjadi sejak pukul 03.00 WITA.

Hal itu disebabkan hasil pantauan AirNav setelah mendapati sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Agung yang sudah menutup koordinat penerbangan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved