Tahun Politik, Pasar Properti Nasional Tetap Menarik

Country Manager Rumah.com, Marine Novita, mengungkapkan tidak ada gejolak tren harga properti menjelang Pilkada

Tahun Politik, Pasar Properti Nasional Tetap Menarik
TribunJakarta.com/Nawir Arsyad Akbar
Laporan Rumah.com Property Index kuartal pertama tahun 2018 di EV Hive DLab, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (2/5/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Tahun 2018 dan tahun 2019 merupakan tahun politik nasional. Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) telah digelar dan tahun depan Indonesia akan memilih pemimpin baru. Pesta demokrasi diyakini berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi dan properti nasional.

Pemerintah menetapkan tanggal 27 Juni 2018 sebagai hari libur nasional untuk memberikan kesempatan kepada warga negara untuk memilih pemimpin kepala daerahnya. Sebanyak 171 wilayah menggelar Pilkada serentak; 154 kota/kabupaten dan 17 provinsi, termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatera Selatan dan Sumatera Utara.

Jelang Pilkada digelar, aktivitas politik yang kian intensif dan menghangat dikhawatirkan dapat memengaruhi iklim investasi dan produksi di Indonesia, termasuk di sektor properti.

Namun, berdasarkan data Rumah.com Property Index, Country Manager Rumah.com, Marine Novita, mengungkapkan tidak ada gejolak tren harga properti menjelang Pilkada. Terutama jika berkaca pada dampak Pilkada Banten 2017 dan Pilkada DKI Jakarta 2017 yang tensinya cukup tinggi.

Data Rumah.com Property Index ini memiliki akurasi data yang cukup tinggi untuk mengetahui dinamika yang terjadi di pasar properti di Indonesia, karena merupakan hasil analisis dari 400.000 listing properti dijual dan disewa dari seluruh Indonesia, dengan lebih dari 17 juta halaman yang dikunjungi setiap bulan dan diakses oleh lebih dari 5,5 juta pencari properti setiap bulannya.

"Berkaca pada Pilkada DKI Jakarta 2017, dimana situasi cukup memanas dengan adanya demo yang berjilid-jilid, tren harga properti rupanya tetap stabil, baik sebelum dan sesudah Pilkada. Hal ini juga tercermin dalam kondisi properti di Banten jelang dan setelah Pilkada," ujar Marine dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/6/2018).

Tren harga properti DKI Jakarta dan Banten tetap stabil pada Pilkada 2017.

Pasar Properti Nasional Melemah, Apartemen Justru Semakin Meningkat Saat Ramadan

Pilkada DKI Jakarta 2017, yang memenangkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno digelar pada bulan Februari untuk putaran pertama dan April untuk putaran kedua. Sementara itu, Pilkada Banten 2017 yang memenangkan pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy digelar satu putaran pada Februari.

Data Rumah.com Property Index menunjukkan bahwa tren harga properti DKI Jakarta menunjukkan peningkatan sebesar 2,1% dari kuartal keempat (Q4) 2016 (sebelum Pilkada) ke Q1 2017 (periode Pilkada). Sementara itu, pada Q2 2017 mengalami peningkatan sebesar 3,3% dibandingkan Q1 2017.

Tren yang sama juga terlihat pada tren harga properti di Banten. Peningkatan sebesar 0,4% terjadi pada Q1 2017 dibanding Q4 2016. Sementara pada Q2 2017 terjadi peningkatan sebesar 1,3% dibanding Q1 2017.

Halaman
12
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help