Petugas Medis RUS Tangerang Selatan Ikuti Simulasi Penanganan Kebakaran dan Bencana Alam

"Jadi simulasi ini kita tujukan untuk persiapan petugas kita kalau misalnya terjadi kebakaran," ujar dr Lidya Ita Kumala Ketua K3RS RSU Tangsel.

Petugas Medis RUS Tangerang Selatan Ikuti Simulasi Penanganan Kebakaran dan Bencana Alam
istimewa
Puluhan petugas kesehatan dari RSU Tangsel mengikuti kegiatan simulasi dan penanganan kejadian darurat kebakaran dan bencana lainnya di Aula Lantai 5 Gedung RSU Tangsel, Jalan Pajajaran, Tangsel, Sabtu (30/6/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Bukan cuma melayani pasian, petugas kesehatan RSU Tangerang Selatan (Tangsel) juga dilatih siap menghadapi musibah seperti kebakaran dan bencana alam.

Untuk itu, puluhan petugas kesehatan dari RSU Tangsel mengikuti kegiatan simulasi dan penanganan kejadian darurat kebakaran dan bencana lainnya di Aula Lantai 5 Gedung RSU Tangsel, Jalan Pajajaran, Tangsel, Sabtu (30/6/2018).

Puluhan petugas kesehatan mendapatkan materi langsung dari petugas dinas pemadam kebakaran (Damkar) Tangsel.

"Jadi simulasi ini kita tujukan untuk persiapan petugas kita kalau misalnya terjadi kebakaran mengingat peralatan dan sarana prasarana di RSU ini kan lumayan banyak alat listrik, alat-alat kesehatan, ada dapur, punya gas medis, jadi untuk terjadinya kebakaran itu sangat besar sekali," ujar dr Lidya Ita Kumala Ketua K3RS RSU Tangsel.

Menurutnya, pelatihan tersebut rutin dilakukan RSU Tangsel sebanyak dua kali dalam satu tahun.

Pada kesempatan ini, 25 petugas berkesempatan mendapat pelatihan khusus itu.

Pada pelatihan berikutnya, 25 orang petugas lainnya secara bergantian mendapatkan giliran, sampai seluruh petugas memiliki kemampuan penanggulangan bencana yang sama.

Selain petugas kesehatan yang terus dilatih, RSU juga sudah memiliki peralatan yang memadai untuk penanganan kebakaran dan bencana.

"Jadi untuk proteksi saat ini memang kita ada APAR dan kecepatan tim damkar datang kesini makanya kita latih petugas kita untuk pada saat api kecil mulai bisa dipadamkan tidak sampai besar," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved