Uji Coba Ganjil Genap Diklaim Mampu Hemat Pengunaan Bahan Bakar Rp 4,5 Miliar per Hari

"Terjadi penghematan biaya perjalanan akibat penggunaan bahan bakar ya, itu sekitar 4,5 miliar rupiah per hari," tandasnya.

Uji Coba Ganjil Genap Diklaim Mampu Hemat Pengunaan Bahan Bakar Rp 4,5 Miliar per Hari
TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Suasana sosialisasi rekayasa Lalin ganjil genap di Pancoran, Jakarta Selatan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN- Menjelang Asian Games 2018 yang tinggal menghitung hari, Pemerintah melakukan uji coba rekayasa lalu lintas ganjil genap di sejumlah ruas jalan di Ibukota.

Menurut Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek, Bambang Prihartono pemberlakuan rekayasa lalu lintas ini dapat mengurangi kemacetan serta memperbaiki kadar udara di Ibukota.

Setuju Pencarian KM Sinar Bangun Dihentikan, Lasma: Kalau Dapat pun Tubuh Anak Saya Sudah Hancur

"Kemacetan (visi ratio) akan berkurang 36 persen, percepatan akan meningkat sebanyak 70 persen. Kemudian CO2 (karbon dioksida, red) dapat berkurang sebanyak 26,6 persen," katanya pada wartawan kala meninjau sosialisasi di Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (2/7/2018).

Meski Tes Urine Negatif, Hari Ini Reza Bukan Resmi Ditahan Terkait Kepemilikan Narkoba

Selain itu, lanjut Bambang, pemberlakuan rekayasa ini turut menghemat penggunaan bahan bakar yang digunakan oleh kendaraan.

"Terjadi penghematan biaya perjalanan akibat penggunaan bahan bakar ya, itu sekitar 4,5 miliar rupiah per hari," tandasnya.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved