Takut Terciduk, Pelaku Tinggalkan Koper Berisi 257 Botol Miras di Toilet Bandara Soekarno-Hatta

Namun, jelas Hengky, karena melihat petugas masih berjaga mereka ketakutan hingga meninggalkan barang bukti ratusan botol miras tersebut di toilet.

Takut Terciduk, Pelaku Tinggalkan Koper Berisi 257 Botol Miras di Toilet Bandara Soekarno-Hatta
TribunJakarta/Ega Alfreda
Barang bukti sebagian dari 257 miras yang ditemukan di toilet Terminal 2 kedatangan Bandara Soekarno-Hatta 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Diduga takut terciduk, komplotan pelaku meninggalkan 26 koper berisikan 257 botol minuman keras (miras) di toilet Terminal 2 kedatangan Bandara Soekarno-Hatta.

Diduga komplotan tersebut mendarat di Terminal 2 Bandara Soetta pada malam hari pada tanggal 1 Juli 2018 lalu menggunakan pesawat Lion Air JT 159 rute Singapura - Jakarta.

Gagal Menyalip, Pengendara Ojek Daring Terpeleset dan Terlindas Truk

Kepala bidang P2 KPU Bea Cukai, Hengky mengatakan, 26 koper tersebut ditinggalkan oleh pemiliknya di toilet Terminal Bandara Soekarno-Hatta.

"Ada beberapa koper yang ditinggalkan di toilet kedatangan Terminal 2. Ditinggal di sana dan kami dapat laporan dari Avsec ada tas ditinggal dan isinya 257 botol miras," ujar Hengky di kawasan Terminal Cargo Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (3/7/2018).

Ia menambahkan, penerbangan asal Singapura tersebut diduga sengaja memilih waktu malam hari untuk mengelabui petugas.

Sopir Akui Pencurian Bahan Bakar di Truk Tangki Merupakan Hal Biasa: Cuma Takut Kelindas Saja

Namun, jelas Hengky, karena melihat petugas masih berjaga mereka ketakutan hingga meninggalkan barang bukti ratusan botol miras tersebut di toilet.

Kepala Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Erwin Situmorang menerangkan, bila membawa minuman beralkohol melebihi satu liter dari negara tetangga maka wajib membayar pajak negara.

Proses pembuangan 257 miras selundupan yang ditinggalkan di toilet Terminal 2 kedatangan Bandara Soekarno-Hatta.
Proses pembuangan 257 miras selundupan yang ditinggalkan di toilet Terminal 2 kedatangan Bandara Soekarno-Hatta. (TribunJakarta/Ega Alfreda)

"Berdasarkan peraturan Menteri Keuangan Nomor 203/PMK.04/2017 atas barang kena cukai yang jumlahnya melebihi batas pembebasan akan dilakukan pemusnahan," terang Erwin.

Ia melanjutkan, pihaknya masih mendalami untuk kasus miras tersebut sebab belum ditemukan pelakunya.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help