Wanita Hamil Ingin Berpergian dengan Kereta Api Jarak Jauh? Begini Sederet Persyaratannya,Yuk Catat!

Selain itu, kondisi kandungan sehat dan tidak ada kelainan, serta wajib didampingi oleh minimal satu penumpang dewasa.

Wanita Hamil Ingin Berpergian dengan Kereta Api Jarak Jauh? Begini Sederet Persyaratannya,Yuk Catat!
TRIBUNJAKARTA.COM/SUCI FEBRIASTUTI
Edi Sukmoro Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Gedung Jakarta Railway Center (JRC), Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa (3/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Suci Febriastuti

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWAH BESAR - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memiliki beberapa persayaratan bagi wanita hamil yang hendak menggunakan kereta api (KA) jarak jauh.

"Untuk menghindari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan, sebenarnya PT KAI sendiri telah memiliki aturan tentang perjalanan dengan KA jarak jauh bagi penumpang yang sedang mengandung," ujar Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro di gedung Jakarta Railway Center (JRC), Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa (3/7/2018).

Di dalam aturan tersebut, ibu hamil diijinkan melakukan perjalanan dengan KA dengan ketentuan usia kehamilan 14 hingga 28 minggu dan Ibu hamil harus dalam kondisi sehat.

Billy Syahputra Beli 2 Mobil Baru Hingga Liburan Bareng Hilda, Kriss Hatta Bukan Makna yang Berat

Selain itu, kondisi kandungan sehat dan tidak ada kelainan, serta wajib didampingi oleh minimal satu penumpang dewasa.

"Jika usia kandungan penumpang kurang dari 14 minggu atau lebih dari 28 minggu, penumpang tersebut wajib melampirkan surat keterangan dari dokter kandungan atau bidan yang menyatakan usia kehamilan dan status kesehatan pada saat pemeriksaan," terangnya.

Jika penumpang tidak dapat menunjukkan surat keterangan dari dokter kandungan atau bidan pada saat boarding, penumpang tersebut dapat memeriksakan kandungannya di pos kesehatan yang ada di stasiun keberangkatan.

Dinas Pendidikan Kota Bekasi : PPDB Bisa Dimana Saja, Tidak Perlu ke Sekolah

Apabila setelah pemeriksaan oleh petugas kesehatan penumpang yang hamil tersebut dinyatakan atau direkomendasikan tidak dalam kondisi yang memungkinkan untuk naik KA, penumpang tersebut dapat melakukan pembatalan perjalanan dan biaya tiket akan dikembalikan 100 persen.

Edi mengatakan aturan yang diberlakukan KAI sejak 2017 ini merupakan salah satu cara untuk menjamin keselamatan pengguna jasa KA, khususnya yang sedang mengandung.

Oleh karena itu, ia mengimbau kepada para pengguna jasa KA yang dalam kondisi mengandung dan akan melakukan perjalanan jarak jauh dengan KA untuk menaati peraturan demi keselamatan diri sendiri dan bayi yang dikandungnya.

Penulis: Suci Febriastuti
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help