Diduga Uang Rp 30 Miliar yang Hanyut Bersama Km Lestari Maju Ternyata Mie Instan

"Memang benar, ada uang tunai Rp 30 miliar dikirim ke kantor cabang kami. Uang itu untuk pembayaran gaji 13 PNS di Pemkab Selayar," katanya.

Diduga Uang Rp 30 Miliar yang Hanyut Bersama Km Lestari Maju Ternyata Mie Instan
ISTIMEWA
KM Lestari Maju yang tenggelam membawa uang tunai senilai Rp 30 miliar. 

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASSAR - Kapal feri KM Lestari Maju yang tenggelam di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/7/2018), membawa uang tunai senilai Rp 30 miliar.

Kepala Divisi Treasury Bank Sulselbar Irmayanti Sultan menegaskan bahwa uang tersebut adalah milik Bank Sulselbar. Uang tersebut hendak dibawa ke kantor cabang Bank Sulselbar di Kabupaten Selayar.

"Memang benar, ada uang tunai Rp 30 miliar dikirim ke kantor cabang kami di Kabupaten Selayar. Uang itu untuk pembayaran gaji 13 PNS di Pemerintah Kabupaten Selayar," katanya dalam keterangan pers di kantornya.

pihaknya sampai saat ini belum mendapat kabar selanjutnya terkait pengiriman uang tersebut. Namun, pihak bank telah mendapat laporan dari kantor cabang Selayar bahwa kapal yang membawa uang Rp 30 miliar tersebut tenggelam.

“Kami belum dapat kabar dari petugas yang membawa uang tersebut karena memang lokasi tenggelamnya kapal tidak ada sinyal. Kami hanya dapat kabar dari kantor cabang di Selayar. Tapi menurut informasi yang dia peroleh bahwa kapal tidak sepenuhnya tenggelam,” kata Irmayanti.

Jumpa pers Bank Sulselbar di lantai 4, Ruang Humas Bank Sulselbar, Jl Ratulangi, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/7/2018). 
Jumpa pers Bank Sulselbar di lantai 4, Ruang Humas Bank Sulselbar, Jl Ratulangi, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/7/2018).  (Tribuntimur.com/Sukmawati)

Irmayanti mengatakan, dana Rp 30 milliar di Km Lestari Maju yang karam di perairan Selayar dikawal lima orang.

Menurutnya kelima orang tersebut merupakan dua petugas kepolisian, satu security, satu staf dan sopir.

"Menurut informasi terakhir yang kami peroleh, empat orang dari lima orang tersebut antara lain dua polisi, satu security dan satu staf sudah diselamatkan," katanya.

Sementara sopir mobil yang memuat box berisikan dana Rp 30 milliar tersebut masih menggelantung di sisi kapal.

Sebelumnya diberitakan, KM Lestari Maju yang melayani penyeberangan ke Pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukumba ke Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Selayar, dikabarkan tenggelam di depan Ujung Pa’badilang saat hendak berlabuh.

Kapal feri ini tenggelam sekitar pukul 14.30 Wita lantaran mengalami kebocoran pada lambung kapal. Saat berlayar, berdasarkan manifes, kapal mengangkut 139 orang penumpang, 14 mobil pribadi, enam unit bus atau truk, dan delapan unit motor.

Dari informasi yang disampaikan Wahyu pegawai Audit Bank Sulselbar menjelaskan, foto yang diduga uang mengapung sebenarnya adalah mie instan.

"Uang sekitar Rp 30 miliar aman dalam mobil Bank Sulselbar," kata Wahyu.

Sebagai bentuk tanggungjawab dan amanah yang dipegang seorang sekuriti dan driver bertahan di mobil sebelum kapal karam.

"Selain itu, kendaraan dan uang semua dalam pertanggungan asuransi. Uang masih tersegel dalam plastik uang dam tersimpan peti yang berada dalam mobil yang tertutup (terkunci)," katanya.

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved