Polisi Kembali Tangkap Pencuri Sepeda Motor di Bekasi

"Satu orang pelaku berinisal R alias Bogel masih buron, saat ini kami masih melakukan pengejaran," jelas Wijornarko.

Polisi Kembali Tangkap Pencuri Sepeda Motor di Bekasi
Kedua pelaku saat digiring ke Mapolres Metro Bekasi Kota, Jalan Pramuka Bekasi Selatan, Kota Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Dua orang pemuda berinisial R alias Isek (30) dan DF alias Dedey (20), ditangkap Tim Buser Polres Metro Bekasi Kota karena diduga mencuri sepeda motor.

Wakil Kepala Polres Metro Bekasi Kota AKBP Wijonarko mengatakan, kedua pelaku ditangkap di kawasan Babelan, Kabupaten Bekasi, Sabtu dini hari, (7/7/2018). Satu diantaranya terpaksa ditempak pada bagian kaki lantaran mencoba melarikan diri saat ditangkap.

Tiga Orang Tewas Akibat Gedung Kemenhub Terbakar, Subejo: yang Membunuh Itu Biasanya Asap

"Pelaku Isek saat petugas menangkapnya berusahan kabur ke perkampungan, petugas mencoba berikan tembakan peringatan tapi tak digubris dan terpaksa doambil tindakan," kata Wijonarko kepada TribunJakarta.com, Minggu (8/7/2018).

Dari hasil pemeriksaan, keduanya kerap melancarkan aksi di kawasan Bekasi Utara, Medan Satria, dan Babelan. Terkahir keduanya menggasak motor di daerah Jalan Anggrek Merah Raya RT 06/25, Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, Kota Bekasi, pertengahan Juni lalu.

Prabowo: Maaf dengan Segala Hormat, Bangsa ini, Negara Ini Hidupnya dari Utang

"Satu orang pelaku berinisal R alias Bogel masih buron, saat ini kami masih melakukan pengejaran," jelas Wijornarko.

Dalam melancarkan aksinya, komplotan pencuri sepeda motor ini membagi peran mereka masing-masing, adapun Isek bertindak sebagai eksekutor, Dedey dan Bogel berperan mengawasi sekaligus joki.

"Seperti curanmor (pencuri sepeda motor) pada umumnya, mereka berkeliling mengintai sasaran dan menetik motor dengan menggunakan kunci letter T," ucap Wijonarko

Komplotan pencuri sepeda motor tersebut merupakan pemain lama yang sempat ditahan dengan kasus yang sama. Mereka biasa menjual motor hasil curian ke kawasan Karawang Jawa Barat.

Kementerian Perhubungan Terbakar, Tiga Orang Ditemukan Meninggal Dunia Karena Kehabisan Oksigen

"Mereka mengaku baru enam bulan dan sudah puluhan motor yang diambil, tapi dari catatan kami, komplotan ini merupakan residivis kasus yang sama," jelas Wijonarko

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help