Diduga Terkena Serangan Jantung, Pria Tak Beridentitas Meninggal di Depan Puspemkot Tangerang

Seorang pria tanpa identitas ditemukan terkapar tidak bernyawa di depan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang pagi ini.

Diduga Terkena Serangan Jantung, Pria Tak Beridentitas Meninggal di Depan Puspemkot Tangerang
TRIBUNJAKARTA.COM/ EGA ALFREDA
Petugas PMI Tangerang dan kepolisian Polsek Tangerang saat mengevakuasi korban di depan Puspemkot Tangerang 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Seorang pria tanpa identitas ditemukan terkapar tidak bernyawa di depan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang pagi ini.

Sesosok pria tersebut tiba-tiba jatuh saat mengendarai kendaraan roda dua berwarna hitam bernopol B 6723 CXI saat melintas di depan pintu masuk pusat pemerintahan kota (puspemkot) Tangerang.

Kejadian terjadi sekira pukul 09.00 WIB disaat sedang ramai lalu-lalang PNS yang ingin masuk ke Puspemkot Tangerang.

Kanit Reskrim Polsek Tangerang, Ipda Dicky membenarkan hal tersebut.

Penampilannya saat Nonton Celine Dion Dikritik, Inul Daratista Merespons: Ajang Eksis Tiketnya Mahal

"Benar, kejadiannya sekitar jam 09.00 WIB pagi tadi pakai Honda Vario," ujar Dicky saat dikonfirmasi di Tangerang, Senin (9/7/2018).

Ia melanjutkan, pengendara tak beridentitas tersebut oleng dan jatuh karena terkena serangan jantung.

"Kemungkinan jantung, karena saksi melihat korban sempoyongan ketika naik motor dan terjatuh," ujar Dicky.

Saat warga menghampiri, pria tersebut sudah tidak tertolong lagi alias meninggal ditempat.

Syantik Jadi Perdebatan, Syahrini Bongkar Alasan Mengapa Tak Patenkan Jargon-jargonnya

Dari jasad korban, tidak ditemukan identitas hanya sebuah STNK dari kendaraan roda dua yang dikendarainya.

Menurut warga sekitar, Yogi, kendaraan vario berwarna hitam tersebut tiba-tiba menghantam trotoar dekat pintu masuk Puspemkot Tangerang.

"Tiba-tiba saja nabrak trotoar, sebelumnya jalannya sudah oleng," ujar Yogi.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help