Pencuri Spesialis Rumah Kost di Bekasi Berhasil Diringkus Polisi

Dalam melancarkan aksinya, pelaku beraksi seorang diri, bermodalkan pahat dan anak kunci dan membobol pintu rumah kost lalu merangsek masuk

Pencuri Spesialis Rumah Kost di Bekasi Berhasil Diringkus Polisi
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Jairus Saragih 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Ari Irawan hanya bisa tertunduk lesu ketika Polisi menggiringnya ke Mapolres Metro Bekasi Kota, Jalan Pramuka, Bekasi Selatan, Senin (9/7/2018).

Sambil mengenakan baju khas tahanan berwarna oranye, Ari ditangkap lantaran ketahuan mencuri di rumah yang dihuni Mahasiswa di daerah Jaticempaka, RT06/05, Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondom Gede, Kota Bekasi.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Jairus Saragih mengatakan, tersangka mengincar rumah kost yang sering ditinggal pergi penghuninya.

"Saat itu korban tengah pergi ke kampus, memang kost itu dihuni mahasiswa, pelaku mengintai selama beberapa hari dan melihat pergerakan penghuni kost ketika kosong baru pelaku beraksi," kata Jairus kepada TribunJakarta.com.

Parkir di Trotoar Jalan Jatibaru, Delapan Motor Diangkut Petugas Dishub

Dalam melancarkan aksinya, pelaku beraksi seorang diri, bermodalkan pahat dan anak kunci dan membobol pintu rumah kost lalu merangsek masuk.

"Pelaku langsung mengambil laptop, kamera Handycam, serta uang tunai milik penghuni kost," jelas dia

Setelah dirasa tidak ada lagi barang berharga yang bisa diambil, pelaku langsung bergegas kabur. Namun ketika hendak kabur, aksinya dipergoki salah penghuni kost lain yang kebetulan baru tiba.

"Penghuni kost lain berinisial KAM memergoki, setelah itu pelaku langsung diamankan ke Polsek Pondok Gede," kata Jairus

Dari hasil keterangan sementara, pelaku mengaku sudah beraksi sebanyak 10 kali dan selalu mengincar rumah kost atau kontrakan yang kerap ditinggal penghuninya.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita barang bukti berupa, 18 buah anak kuci, satu pahat bergagang kayu, satu unit sepeda motor Honda Beat yang dikendarai pelaku, tiga unit laptop hasil curian, satu unit handycam dan uang tunai Rp 160 Ribu.

Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 7 tahun pejara.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help