Tinggal di Kostan dan Kontrakan, Pendatang yang Tinggal di Jakarta Barat Bertambah 12.300

"Mulai dari mencari pekerjaan, menuntut ilmu, hanya itu. Mereka itu kebanyakan berasal dari Pulau Jawa. Yakni Jawa Tengah," katanya.

Tinggal di Kostan dan Kontrakan, Pendatang yang Tinggal di Jakarta Barat Bertambah 12.300
Warta Kota/Henry Lopulalan
ARUS BALIK KA - Penumpang KA Matraremaja baru turun di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Minggu (2/7/2017). Pada hari ini 24.739 orang dan pucaknya pada hari Sabtu (1/7) 25.895 pemudik masuk kembali ke Jakarta. Warta Kota/henry lopulalan 

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Pelaksana tugas (Plt) Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Jakarta Barat Edi Supriadi mengatakan sebanyak 12.300 warga pendatang baru huni di Jakarta Barat.

"Informasi sementara pendatang yang masuk 12.300 telah masuk ke Jakarta Barat," kata Edi saat dikonfirmasi, Senin (9/7/2018).

Edi menerangkan, para warga pendatang baru itu datang tinggal ke Kota Jakarta Barat, hanya untuk mengadu nasib. Selain itu, kebanyakan dari mereka merupakan warga Jawa Tengah.

"Mulai dari mencari pekerjaan, menuntut ilmu, hanya itu. Mereka itu kebanyakan berasal dari Pulau Jawa. Yakni Jawa Tengah. Mereka telah datang saat arus balik sampai sekarang," kata Edi.

Menurutnya, warga pendatang baru rata-rata tinggal mengontrak dan atau ngekost di Kota Jakarta Barat.

"Banyak lapangan pekerjaan, serta universitas merupakan salah satu alasan mereka datang. Menjadi assisten rumah tangga serta pegawai tempat hiburan malam merupakan pekerjaan paling banyak mereka cari. Mereka itu, tinggal pada rumah kontrakan, kos-kosan di Kawasan pemukiman padat," kata Edi.

Ditambahkan Edi, wilayah strategis antara lain di Tanjung Duren dan Cengkareng.

"Dua wilayah itu, yang paling banyak didatangi oleh para pendatang. karena itu, kami operasi bina kependudukan (Biduk)-nya segera digelar. Operasi itu digelar Rabu (11/7) mendatang ya," katanya.

Lebih lanut Edi menjelaskan operasi biduk serentak akan dilakukan selama dua minggu.

"Pertama di Tanjung Duren, dan minggu kedua di Cengkareng Barat. Setelah itu operasi biduk rutin dilakukan seluruh wilayah Jakarta Barat. Terkait waktu serta lokasi kegiatan, ditentukan oleh pihak kelurahan dan kecamatan masing-masing," katanya. (Panji Baskhara Ramadhan)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Ada 12.300 Warga Pendatang Baru Tinggal di Jakarta

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved