Wings Air Buka Dua Rute Penerbangan Baru

Danang menuturkan, penerbangan rute diatas tersedia empat kali dalam seminggu dan berencana akan menambah jumlah frekuensi penerbangan

Wings Air Buka Dua Rute Penerbangan Baru
Istimewa
Wings Air 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Wings Air membuka rute destinasi baru dua kota sekaligus dari Makassar - Morowali dan Morowali - Kendari.

Menurut Corporate Communications Strategic Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, rute penerbangan baru tersebut telah aktif per tanggal 6 Juli 2018.

"Penerbangan Makassar ke Morowali dilayani secara regular pergi pulang setiap hari. Pesawat dijadwalkan berangkat dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (UPG) bernomor IW1332 pukul 08.00 WITA dan tiba di Bandar Udara Maleo, Morowali, Sulawesi Tengah (MOH) pada 09.10 WITA," ujar Danang kepada TribunJakarta.com di Tangerang, Senin (9/7/2018).

Ia melanjutkan, untuk rute sebaliknya di hari yang sama, penerbangan nomor IW1333 lepas landas dari Morowali pukul 11.50 WITA dan mendarat di Makassar pada 13.00 WITA.

Sedangkan untuk rute baru lainnya, jelas danang, yakni Morowali menuju Kendari, terbang setiap Senin, Rabu, Jumat dan Sabtu.

"Pesawat lepas landas dari Morowali pukul 09.30 WITA dan tiba di Bandar Udara Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara (KDI) pada 10.20 WITA dengan nomor IW1338," sambung dia.

Dikatakannya, Wings Air juga melayani penerbangan sebaliknya dari Kendari menuju Morowali, berangkat pukul 10.40 WITA bernomor IW1339 dan jadwal kedatangan pada 11.40 WITA.

Syantik Jadi Perdebatan, Syahrini Bongkar Alasan Mengapa Tak Patenkan Jargon-jargonnya

Danang menuturkan, penerbangan rute diatas tersedia empat kali dalam seminggu dan berencana akan menambah jumlah frekuensi penerbangan.

"Dalam penerbangan itu, Wings Air menyediakan pesawat turboprop tipe ATR 72-500 atau ATR 72-600 berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi," jelasnya.

Danang juga menjelaskan, Morowali menawarkan pelancong dengam berbagai wisata baharinya.

"Daerah ini, juga terkenal adanya Festival Bajo Pasakayyang yang menyuguhkan keunikan budaya khas Suka Bajo karena beraktivitas di laut," ujar Danang.

Selain pariwisata, Morowali juga menyimpan potensi bisnis dan perdagangan.

"Komoditi yang terkenal seperti biji kakao, produksi tanaman pangan, pengalengan ikan, pembuatan tepung ikan, pengolahan rumput laut, industri arang briket, nikel, dan lainnya," tutur Danang.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help