Kasus Terorisme

Densus 88 Dikabarkan Tangkap Dua Terduga Teoris di Depok

"Katanya sih yang di RT 04 ikut diamankan Densus 88, tapi saya enggak tahu persisnya," katanya.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kediaman LK yang disebut warga diamankan Densus 88 Anti Teror Mabes, Cilodong, Depok, Senin (9/7/2018).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG - Densus 88 Anti Teror Mabes Polri dikabarkan kembali melakukan penangkapan terduga teroris di wilayah Kota Depok.

Dari informasi yang dihimpun, penangkapan di Kampung Bojong Lio, Kelurahan Sukamaju, Cilodong, Depok terjadi hari Senin (9/7/2018) sekitat pukul 17.00 WIB.

Hal ini dikatakan seorang warga RT 02/RW 09 Kelurahan Sukamaju Sanusi (42) saat ditemui wartawan.

"Katanya sih ada dua warga sini yang ditangkap Densus 88, tapi saya enggak tahu juga pastinya. Pokoknya ada dua rumah warga yang didatangin orang berbadan tegap begitu," kata Sanusi di Cilodong, Depok, Senin (9/7/2018).

Ia mengatakan, satu warga yang diamankan bermukim di RT 04/RW 09 dan satu lagi bermukim di kontrakan RT 02/RW 09.

Terduga teroris yang disebut Sanusi dibawa Densus 88 di RT 02 berinisial LM yang tinggal bersama ibu, istri, dan anaknya yang masih bayi.

Sedangkan seorang warga RT 02 lainnya Arifin (54) menyebut warga yang diamankan di RT 04 berinisial MK.

Sedangkan satu warga yang diduga diamankan di RT 04 berinisial MK yang tinggal bersama dua istrinya.

"Katanya sih yang di RT 04 ikut diamankan Densus 88, tapi saya enggak tahu persisnya. Tadi memang ada ramai-ramai di sini. Tapi warga enggak boleh lihat," jelasnya.

Menurut Sanusi, LM sudah tinggal di Kelurahan Sukamaju selama lima tahun dan berdagang usaha Mie Ayam.

Sedangkan Agung (55) selaku warga RT 01/RW 09 menyebut MK sudah tinggal di Kelurahan Sukamaju sekira puluhan tahun.

"Setahu saya dia sudah tinggal di sini sekitar 20 tahun, pokoknya sudah lumayan lama. Katanya sih diamankan Densus," ucapnya.

Sebagai informasi, lokasi Kampung Bojong Lio berada tidak sampai satu kilometer dari jalan Tole Iskandar, Sukmajaya tempat dua terduga teroris jaringan JAD ditembak mati.

Lokasi ini juga berdekatan dengan RT 06/RW 22 Kelurahan Mekar Jaya tempat terduga teroris berinisial MM diamankan.

Ketiga pria itu diduga anggota JAD dan ditangkap pada Sabtu (23/6/2018) dengan jarak tidak sampai lebih dari dua jam.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved