Kabid SMP Disdikbud Tangsel Sebut Kendala Pendaftaran PPDB Pada NIK

Hal itu membuat hasil print out pendaftaran terdapat tulisan yang berwarna merah tanda data tidak sesuai.

Kabid SMP Disdikbud Tangsel Sebut Kendala Pendaftaran PPDB Pada NIK
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Ratusan wali murid sambangi posko PPDB di SMP 11, Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (10/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangerang Selatan (Tangsel), Muslim Nur, mengatakan kendala utama pada pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP se-Tangsel ada pada perbedaan data pada Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kepanikan Wali Murid.

Hal tersebut disampaikannya kepada awak media di posko PPDB SMP 11, Serpong, Tangsel, Selasa (10/7/2018).

Muslim mengatakan sistem PPDB yang online kerap mendapati data yang berbeda antara data nama dari Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dengan data dari hasil Ujian Sekolah Berstandard Nasional (USBN).

Minta Izin, Opick Diperbolehkan Dian Rositaningrum Tempati Kamar Bersama Istri Barunya

Hal itu membuat hasil print out pendaftaran terdapat tulisan yang berwarna merah tanda data tidak sesuai.

Namun hal itu hanya ketidaksesuaian data saja. Muslim menyontohkan kalau dari Disdukcapil ada 'Achmad' sedangkan di data USBN tulisannya 'Ahmad'.

"Itu yang membuat warga pada datang ke sini," ujarnya kepada TribunJakarta.com.

"Sebenarnya meskipun ada perbedaan di sistem sudah terdaftar," tambahnya.

Selalu Bertentangan dengan Arie Untung sampai Merasa Tertampar, Begini Perjalanan Hijrah Fenita Arie

Muslim menyebut hal itu mambuat warga panik sehinggaa berbondong-bondong mendatangi posko untuk mengadukan kendalanya.

Terlebih karena sistem sedang berjalan dan nama pendaftar kerap timbul tenggelam di situs pendaftaran.

"Karena prosesnya ini, sementara hilang. Itu mungkin proses penarikan dalam perankingan itu masih berjalan," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help