Kepala BPOM: Susu Kental Manis Bukan Pengganti Susu Bayi

SKM dinilai mengandung lebih banyak gula dibandingkan susu dalam komposisinya tidak baik dikonsumsi bayi

Kepala BPOM:  Susu Kental Manis Bukan Pengganti Susu Bayi
TRIBUNJAKARTA.COM/SUCI FEBRIASTUTI
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito (tengah) di di Gedung C Kantor BPOM, Johar Baru, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM- Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito mengatakan, susu kental manis (SKM) tidak boleh dikonsumsi oleh anak di bawah usia 12 bulan.

Hal tersebut karena SKM tidak mengandung nutrisi dan gizi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi.

"SKM bukan bagaian dari susu yang mengandung nutrisi, jadi SKM bukan pengganti susu untuk bayi dan jelas tidak boleh diberikan untuk bayi di bawah 12 bulan," ujar Penny di Gedung C BPOM Jakarta, Senin (9/7/2018).

SKM dinilai mengandung lebih banyak gula dibandingkan susu dalam komposisinya tidak baik dikonsumsi bayi.

"Jadi memang itu susu pelengkap sajian, jangan sampai anak kecil dan bayi dikasih asupan SKM yang diencerkan jadi susu. Itu akan memberikan efek yang tidak baik untuk pertumbuhan karena ada kandungan gula di dalamnya. Jangan membiasakan anak-anak dari kecil suka gula," katanya.

Ia juga menekankan bahwa SKM tidak boleh menjadi pengganti Air Susu Ibu (ASI) karena tidak memenuhi gizi.

"Terkait SKM itu sudah jelas bahwa SKM merupakan produk yang mengandung susu untuk pelengkap sajian. Bukan produk susu yang digunakan sebagai pemenuhan asupan kebutuhan gizi terutama untuk bayi. Apalagi pengganti ASI (Asi Susu Ibu)," ucapnya. (Anggie Lianda Putri)

 Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Ingat! Susu Kental Manis Tidak Boleh Diberikan Pada Anak di Bawah 12 Bulan!

Editor: Erik Sinaga
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help