Home »

News

» Jakarta

Dikabarkan Bakal Bebas Bersyarat Bulan Agustus 2018, Ini Penjelasan Pengacara dan Adik Ahok

Saat itu Ahok terjerat kasus penistaan agama, ia berupaya untuk bebas dengan mengajukan peninjauan kembali namun ditolak oleh Mahkamah Agung.

Dikabarkan Bakal Bebas Bersyarat Bulan Agustus 2018, Ini Penjelasan Pengacara dan Adik Ahok
Grafis Tribun Jakarta
Ahok bebas dari penjara? 

TRIBUNJAKARTA.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, dikabarkan bisa menikmati udara bebas bulan Agustus 2018.

Kapan Basuki Tjahya Purnama bebas dari penjara?

Seperti yang diketahui, Ahok divonis dua tahun penjara dijatuhkan oleh Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada 9 Mei 2017 lalu.

Saat itu Ahok terjerat kasus penistaan agama, berupaya mengajukan peninjauan kembali namun ditolak oleh Mahkamah Agung.

Kabarnya, Ahok bisa bebas Agustus tahun 2018, hal tersebut dikatakan oleh satu di antara pengacara Ahok yaitu I Wayan Sudirta.

"Ahok sudah mendapatkan remisi Natal dan peluang remisi 17 Agustus, plus ketentuan menjalani dua pertiga hukuman," kata pengacaranya, I Wayan Sudirta beberapa waktu lalu dikutip dari TribunJabar.

"Untuk sekarang, nanti Natal, Pak Ahok akan mendapat pengurangan hukuman otomatis 15 hari, sebagai ketentuan remisi khusus sebagai pemeluk agama Kristen," kata I Wayan Sudirta kepada Ging Ginanjar dari BBC Indonesia, 20 Desember 2017 lalu.

"SK-nya belum ada, tapi nanti sekadar proses yang formalitas saja, karena remisi ini ketentuan yang berlaku otomatis sesuai menurut Keppres 174/1999," tambahnya.

Dalam Keppres itu, Wayan menjelaskan remisi khusus sebanyak 15 hari diberikan kepada narapidana yang merayakan hari besar keagamaan dan sudah menjalankan hukuman setidaknya selama enam bulan.

Sementara itu, adik sekaligus pengacara yang tergabung dalam tim kuasa hukum Ahok, Fifi Lety Indra mengatakan Ahok akan bebas murni awal 2019.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi bintang tamu di Catatan Najwa yang dipublikasikan pada Senin (16/4/2018).

"Tergantung dapat remisi atau enggak, remisinya berapa bulan atau berapa hari. Kemarin cuma 15 hari, kita tunggu 17 Agustus dapat berapa hari. Kemudian Desember berapa hari. Kalau bebas murni kayaknya awal tahun 2019, deh," kata Fifi.

Lebih lanjuut Fifi mengatakan Ahok masih memiliki kemungkinan bisa bebas pertengahan tahun ini dengan mengajukan kebijakan bebas bersyarat seperti yang disampaikan I Wayan Sudirta.

Namun, pihak Ahok belum memutuskan hal tersebut dan masih akan melihat kondisi yang terjadi.

"Ya, kalau bebas bersyarat, tetapi riskan, ya, satu tahun kemudian. Belum tahu, sih, semua masih banyak pertimbangan. Kami lihat situasi dan kondisi, sekarang saja orang-orang sudah ketakutan, padahal masih di dalam penjara," ujar Fifi. (*)

Penulis: Ananda Bayu Sidarta
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help