Kapolri Promosi Film Bom Thamrin '22 Menit' di Perayaan Hari Bhayangkara ke-72

Film '22 Menit' merupakan film action yang diinspirasi dari kisah nyata aksi teror di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat tanggal 14 Januari 2016 lalu.

Kapolri Promosi Film Bom Thamrin '22 Menit' di Perayaan Hari Bhayangkara ke-72
Istimewa
Suasana Peringatan Hari Bhayangkara ke-72 dilaksanakan secara indoor (dalam ruangan) di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2018) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Suci Febriastuti

TRIBUNJAKARTA.COM, SENAYAN - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian mempromosikan film '22 Menit' pada perayaan Bhayangkara ke-72 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2018).

Film '22 Menit' merupakan film action yang diinspirasi dari kisah nyata aksi teror di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat tanggal 14 Januari 2016 lalu.

PT JAS Siapkan Bus Ceper untuk Atlet Asian Para Games 2018 di Bandara Soekarno-Hatta

Film ini akan tayang serentak pada tanggal 19 Juli 2018 di seluruh jaringan bioskop XXI di tanah air.

"Melalui film ini Polri hendak menyampaikan pesan kepada masyarakat tentang bahaya terorisme, sekaligus mengajak seluruh elemen untuk meningkatkan kewaspadaan dan kebersamaan dalam penanggulangan terorisme di Indonesia," ujar Tito di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2018).

Diduga Putus Tali Kemudi, Kapal Pembawa Rombongan Pesta Nyaris Tenggelam di Danau Toba

Agar pesan tersebut dapat tersampaikan secara lebih luas, jajaran Polri akan menyelenggarakan acara nonton bareng  bersama keluarga, jajaran Pemda, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, pelajar, mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat.

Di depan tamu undangan perayaan Hari Bhayangkara ke-72, Tito mengajak untuk menonton film tersebut.

"Oleh karena itu, saya mengajak seluruh hadirin, pada tanggal 19 Juli 2018 dan seterusnya mari kita beramai-ramai menyaksikan film tersebut," kata Tito.

"Karena anggaran Polri tidak tersedia maka disarankan menonton di bioskop, mohon maaf dengan bayar sendiri," lanjutnya.

Penulis: Suci Febriastuti
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help