Asian Games 2018

Kucing, Anjing Liar hingga Nyamuk dan Serangga Harus Steril di Jakarta Equestrian Park Pulomas

Hal ini dilakukan untuk mengetahui, apakah binatang tersebut menyebarkan virus berbahaya atau tidak.

Kucing, Anjing Liar hingga Nyamuk dan Serangga Harus Steril di Jakarta Equestrian Park Pulomas
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
tempat berlangsungnya perlombaan berkuda selama gelaran Asian Games 2018 mendatang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berusaha agar venue berkuda Asian Games 2018 steril dari semua jenis hewan liar.

Selain steril dari hewan kurban pada radius satu kilometer dan bebas kuda selain yang digunakan untuk perlombaan sejauh delapan kilometer, Pemprov juga akan melakukan sterilisasi hewan liar di kawasan Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP).

"Di komplek ini harus benar-benar steril, kucing dan anjing liar tidak boleh berkeliaran di area ini," ujar Kadis Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Darjamuni, Rabu (11/7/2018).

Bahkan, pihaknya pun harus mengambil sampel serangga dan nyamuk di sekitar lokasi venue untuk diteliti di laboratorium.

Hal ini dilakukan untuk mengetahui, apakah binatang tersebut menyebarkan virus berbahaya atau tidak.

Selama Asian Games, Pemprov DKI Larang Delman Berkeliaran di Monas dan Kemayoran

"Kami juga harus mengambil sampel serangga dan nyamuk untuk diambil darahnya guna diperiksa, sampel itu pun harus diuji ke laboratorium di Belanda," ucapnya di JIEPP, Kayu Manis, Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Pengendalian binatang liar tersebut dimaksudkan untuk menjaga sanitasi di lokasi penyelenggaraan perlombaan berkuda, sehingga kuda-kuda tersebut tidak terjangkit virus atau penyakit yang dibawa oleh binatang liar di sekitar venue.

Nantinya, sebanyak 130 kuda dari 18 negara akan mengikuti perlombaan berkuda pada ajang Asiang Games 2018.

"Dari 18 negara yang mendaftar di cabang olahraga berkuda, ada 130 kuda yang akan masuk ke Indonesia, sebelum bertanding mereka harus di karantina dulu," katanya.

Kuda-kuda tersebut akan mulai berdatangan ke ibu kota sejak akhir bulan Juli ini hingga awal Agustus mendatang.

"Ada beberapa kuda yang direncanakan tiba akhir bulan ini, tapi kebanyakan di awal Agustus," kata Darjamuni.

Seperti diberitakan sebelumnya, hari ini Dinas KPKP menyosialisasikan larangan menampung, memotong, dan menjual hewan kurban dalam radius satu kilometer selama gelaran Asian Games kepada para pengurus masjid yang terdampak peraturan tersebut.

Menurut keterangan Darjamuni, sebanyak 45 masjid yang tersebar di dua kecamatan, yakni Pulo Gadung dan Kepala Gading terkena dampak larangan peraturan tersebut.

Sosialisasi ini sendiri dilaksanakan guna menyukseskan gelaran Asian Games 2018 yang akan berlangsung pada 18 Agustus hingga 2 September 2018 di Jakarta dan Palembang.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved