Perintahkan Anak Buah Kumpulkan 'Uang ketuk', Zumi Zola Tersangka Korupsi Lagi

KPK kembali menetapkan Gubernur (nonaktif) Jambi, Zumi Zola, sebagai tersangka kasus korupsi.

Perintahkan Anak Buah Kumpulkan 'Uang ketuk', Zumi Zola Tersangka Korupsi Lagi
Tribunnews.com/Irwan Rismawan
Gubernur Jambi Zumi Zola menggunakan rompi oranye usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (9/4/2018). KPK resmi menahan Zumi Zola terkait dugaan penerimaan gratifikasi proyek proyek di Provinsi Jambi. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - ‎Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan Gubernur (nonaktif) Jambi, Zumi Zola, sebagai tersangka kasus korupsi.

Terbaru, Zumi disangkakan bersama pejabat Pemprov Jambi ikut memberikan suap kepada para anggota DPRD Jambi untuk pemulusan atau 'uang ketuk' pengesahan Rancangan APBD Jambi Tahun 2017 dan 2018.

"Terkait hal tersebut, KPK meningkatkan kembali satu perkara ke penyidikan dengan tersangka ZZ (Zumi Zola), Gubernur Jambi periode 2016-2021," ujar Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan, di kantor KPK, Jakarta, Selasa (10/7/2018) kemarin.

Basaria menjelaskan, kasus kedua yang menjerat Zumi ini merupakan pengembangan dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) tim KPK di Jambi dan Jakarta pada 28 November 2017 lalu.

Pada saat itu, KPK menetapkan tiga pejabat Pemprov Jambi anak buah Gubernur Zumi Zola sebagai tersangka pemberi suap dan seorang anggota DPRD Jambi, Supriono, sebagai tersangka penerima suap.

Tiga anak buah Zumi Zola itu adalah ‎Erwan Malik selaku Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Arfan selaku Plt Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi dan Saipudin selaku Asisten Daerah III Provinsi Jambi.

Dan pada saat itu, KPK mengamankan barang bukti uang Rp 400 juta yang diterima oleh anggota DPRD Jambi Supriyono.

Uang dari pihak pemprov itu diduga terkait pengesahan RAPBD Pemprov Jambi Tahun Anggaran 2018.

Uang ditujukan agar anggota DPRD bersedia hadir untuk pengesahan RAPBD 2018 yang diajukan oleh Pemprov Jambi.

Dalam perkembangannya, KPK menemukan bukti dugaan pemberian suap dalam jumlah besar kepada sejumlah pihak dan dugaan penerimaan gratifikasi yang dilakukan oleh Gubernur Zumi Zola.

Halaman
1234
Editor: ade mayasanto
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved