Raih Gelar Doktor di Rusia dan Terbitkan Lebih dari 20 Buku, Adik Pramoedya Toer Kini Jadi Pemulung

Adik sastrawan Indonesia Pramoedya Ananta Toer, Soesilo Toer menjadi pemulung meski dirinya meraih gelar doktor dari Rusia.

Raih Gelar Doktor di Rusia dan Terbitkan Lebih dari 20 Buku, Adik Pramoedya Toer Kini Jadi Pemulung
YouTube
Soesilo Toer 

"Ketika Socrates mau minum racun pohon cemara karena dihukum oleh pemerintah Yunani Kuno karena mempengaruhi generasi muda, dia harus dihukum mati. Karena sudah tua, dia boleh memilih sendiri cara bunuh diri yakni dia minum racun pohon cemara. Dia ditunggui sama kerabat terdekatnya sampai menangis. Dia malah ketawa," jelasnya.

"Socrates mengatakan 'kenalilah dirimu karena kematian kenikmatan yang abadi', itu saya pungut, saya balik. 'Kenalilah diriku karena memulung kenikmatan yang abadi," sambungnya.

Umrah Pertama Kali Bareng Anak, Rossa Dapat Doa dari Buah Hati Ibu Pasti Happy

Saat ditanya kenikmatannya soal kegiatan memulung, ia mengatakan karena Deddy (selaku host Hitam Putih) belum merasakannya.

Terlebih apabila cuaca hujan, Soes menyatakan, kegiatan memulungnya lebih nikmat.

Pasalnya, apabila hujan pemulung menjadi kurang sehingga dirinya mendapat lebih banyak hasil.

"Terus kalau mulung itu ambil dari tempat sampah atau jalanan?," tanya Deddy.

"Ya di jalan saya ambil, di tempat sampah juga diambil. Saya naik motor," bebernya.

Disebut Berpindah Haluan Politik dari Prabowo ke Jokowi, Mahfud MD: Tidak Ada Tempat yang Abadi

Kegiatannya menjadi pemulung saat ini membuat banyak orang mengkritiknya karena gelar yang disandang dianggap tak sesuai dengan pekerjaannya kini.

"Kalau mereka mengatakan miskin, yang miskin itu dia. Miskin pengalaman, saya kaya pengalaman walaupun cuma kuli," paparnya.

"Saya juga pernah ke Kutub Utara sebagai kuli brigadir pembangunan Internasional," lanjutnya.

Halaman
123
Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help