Home »

Seleb

» Gosipi

Sambil Menangis, Eza Gionino Minta Maaf dan Mohon Restu Ibunda Nikahi Kekasihnya

"Sumpah Demi Allah ini dari hati. Eza minta maaf, sekali lagi Eza minta maaf. Eza ninggalin rumah itu bukan bermaksud apa-apa mah," ujar Eza.

Sambil Menangis, Eza Gionino Minta Maaf dan Mohon Restu Ibunda Nikahi Kekasihnya
(KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG)
Menangis, Eza Gionino menggelar jumpa pers didampingi manajer dan guru spiritualnya di restoran Cwie Mie Malang, Depok, Jawa Barat, Rabu (11/7/2018). 

Dibalik perseteruannya, ia mengaku sempat menghubungi ibunda saat lebaran dan minta maaf.

"Hari Sabtu, tanggal 16 Juni 2018. Minal aidzin walfaidzin mah, maafin kesalahan Eza selama ini. Semoga mamah diberikan kesehatan, berkah yang lebih lagi. Semoga mamah bisa buka hati mamah sedikit nantinya untuk Eza dan Echa. Amin," jelas Eza sambil menunjukkan pesannya ke depan kamera.

Lebih lanjut ia menduga ada pihak yang mengatur ibunya untuk mengeluarkan kata-kata demikian untuk dirinya dan mengumbarnya lewat media.

"Seperti yang saya bilang tadi, ini bukan kata-kata ibu saya. Saya yakin pasti ada orang dibelakangnya, saya nggak tahu siapa. Dan saya berharap saya nggak akan pernah tahu orang itu siapa," kata Eza.

Jika tidak ada yang mengaturnya, ia mengajak ibunya untuk membuktikannya terlebih dahulu.

Ia menegaskan bahwa Echa tidak pernah memonopoli hidupnya.

"Kalau misalnya mamah memang merasa seperti itu, lihat dulu pembuktiannya seperti apa. Kalau misalnya dia, Echa, mengontrol hidup saya, memonopoli hidup saya, mengatur hidup saya. Pasti saya tinggalin," kata pemilik nama asli Muhammad Eza Pahlevi ini.

"Buat apa saya hidup dengan perempuan yang mengarahkan saya nggak benar. Buat apa?" tanya Eza.

Eza sendiri mempertahankan Echa karena yakin pada perempuan pilihannya itu.

Mantap Berhijab, Nikita Mirzani Ungkapkan Perasaan Jadikan Ini Sebagai Pintu Hijrahku

"Kenapa saya pertahanin, karena saya yakin hidup saya akan maju dengan Echa dan ibu saya," papar Eza.

Halaman
1234
Penulis: Erlina Fury Santika
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help