Sambil Menangis, Eza Gionino Minta Maaf dan Mohon Restu Ibunda Nikahi Kekasihnya

"Sumpah Demi Allah ini dari hati. Eza minta maaf, sekali lagi Eza minta maaf. Eza ninggalin rumah itu bukan bermaksud apa-apa mah," ujar Eza.

Sambil Menangis, Eza Gionino Minta Maaf dan Mohon Restu Ibunda Nikahi Kekasihnya
(KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG)
Menangis, Eza Gionino menggelar jumpa pers didampingi manajer dan guru spiritualnya di restoran Cwie Mie Malang, Depok, Jawa Barat, Rabu (11/7/2018). 

Terkait permintaan maafnya melalui konferensi pers, Eza mengatakan awalnya tak ada niatan untuk meramaikan masalah keluarganya seperti ini.

"Di sini kan saya judlnya meminta maaf ya. Tapi sekali lagi ini yang saya ingin sampaikan kepada kakak-kakak dan ibu saya. Di sini saya minta maaf itu lewat media. Nggak enak banget kan," jelas Eza.

"Seperti yang tadi saya bilang, sebenarnya, sejujurnya, niat saya adalah saya nggak mau seramai ini. Saya ingin menyelesaikan masalah keluarga saya sendiri dengan cara saya meminta maaf datang ke rumah tanpa melalui media," lanjut Eza.

Diketahui sebelumnya, ibunda Eza, Ruch Gaya tak merestui hubungan keduanya.

"Mamah tidak tahu kalau Eza sama Echa itu mau menikah. Karena tidak ada persetujuan dari mamah, dunia akhirat saya nggak rida kalau dia menikah sama perempuan itu," kata Ruch dikutip dari acara hiburan Selebrita Pagi, Selasa (10/7/2018)

"Dan mamah tidak ada rasa melamar. Mama tak ada izin," tambahnya.

Lebih lanjut, Ruch menegaskan bahwa dirinya tidak cocok dengan Echa.

Menurutnya Echa membawa dampak tidak baik pada Eza.

Ruch Gaya, Ibunda Eza Gionino
Ruch Gaya, Ibunda Eza Gionino (Istimewa)

Selama dengan Echa, menurut Ruch, Eza menjadi jauh dari keluarga.

"Mama kurang cocok dengan pribadinya. Garis besarnya dia cemburu sama mamah ya. Terus dia memonopoli Eza, menjauhkan Eza dari keluarganya. Karena kaya menguasai, kemana Eza pergi, ikut aja," kata Ruch.

Diduga merasa tidak direstui, Eza memutuskan kabur dari rumah.

Ruch bahkan tak memperkenankan Eza untuk melihat jenazahnya jika ia meninggal nanti, begitupun sebaliknya.

"Mama langsung 'mbeledek' hati mama, tapi mama tahan. Biar mama mati kamu jangan lihat jenazah mama. Kamu mati pun aku tidak mau melihat jenazahnya," kata Ruch sambil mengangkat jari telunjuknya.

"Karena terlalu dalam sakit hati mama. Karena mama ditinggalkan waktu itu, nggak ada perikemanusiaan. Nggak ada salah mama," kata Ruch.

Bukan Cuma Cristiano Ronaldo, Ini 4 Pemain Sepak Bola Termahal Musim Ini

Ia pun memberi pesan kepada Eza.

Dengan suara bergetar dan mengeluarkan air mata, Ruch meminta Eza untuk kembali padanya.

"Eza, kamu anak mama. Mama selalu sayang sama anak mama semuanya. Terutama Eza yang dari kecil, sampai kakak-kakaknya itu iri. Kembalilah sama mama, sadarlah kamu. Kalau mama solat, mama minta supaya kamu dibukakan mata hatimu. Disadarkan kamu nak," kata Ruch.

Namun ia tidak bisa melarang jika Eza tetap memilih Echa untuk menjadi pendamping hidupnya.

"Tapi kalau pendirian kamu tetap memilih perempuan itu, mama ikhlas. Ndak apa-apa. Berarti mama tau kamu nggak ada kasih sayang sama mama. Untuk apa kamu ketemu sama mama nak," lanjut Ruch.

Hadiri Tabligh Akbar di Tangerang Selatan, Ustaz Abdul Somad Tumpangi Mercedes Benz E63

Ruch mengaku sangat sakit hati terhadap perlakuan Eza yang diterimanya.

Kendati demikian, sambil menangis Ruch tetap mendoakan anaknya agar selalu dalam lindungan Tuhan.

"Tuhan nggak tidur. Nanti ada balasan dari Allah. Tapi saya tetap berusaha untuk memaafkan anak saya. Dan saya minta juga dimanapun Eza berada dilindungi sama Allah," ujar Ruch.

Penulis: Erlina Fury Santika
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help