Satu Minggu, 595 Pengendara Motor Ditilang Lantaran Lewat JLNT Casablanca

“Kami tetap akan memberikan tindakan tegas. Kami akan lakukan penilangan. Kami harap pengendara juga bijak dalam berkendara," katanya.

Satu Minggu, 595 Pengendara Motor Ditilang Lantaran Lewat JLNT Casablanca
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Sejumlah sepeda motor nekat menerobos ke jalan layang non tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang, Jakarta, Senin (24/7/2017). Dinas Perhubungan DKI Jakarta bekerja sama dengan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah melakukan razia untuk menertibkan pengendara sepeda motor yang melintas di JLNT tersebut. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO 

TRIBUNJAKARTA.COM, SEMANGGI - Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya (PMJ), Kombes Pol Yusuf menegaskan pihaknya akan tetap melakuka penindakan terhadap penerobos Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanca, Jakarta Selatan.

Meskipun hingga kini, jumlah penerobos JLNT Casablanca itu masih banyak.

“Dalam sepekan sebanyak 595 pengendara yang menerobos JLNT Casablanca kami tilang. Tidak ada toleransi untuk pelanggaran ini,” kata Yusuf ketika dihubungi Warta Kota, Rabu (11/7/2018).

Pasalnya, lanjut Yusuf, tindakan para penerobos itu membahayakan dirinya sendiri juga orang lain.

Dimana jalan layang itu memang tidak diperbolehkan untuk dilintasi sepeda motor.

“Kondisi jalan layang itu cukup tinggi dan anginnya sangat kencang saat di atas. Karena itu sangat berbahaya jika pengendara nekat melintas. Karena memang bukan peruntukannya,” jelas Yusuf.

Bahkan, pihaknya juga telah memasang rambu di awal masuk flyover tersebut. Bahwa pengendara motor dilarang melintas.

“Kami tetap akan memberikan tindakan tegas. Kami akan lakukan penilangan. Kami harap pengendara juga bijak dalam berkendara. Jangan karena tidak ada polisi nekat melintas,” ujarnya. (Mohamad Yusuf)

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help