Asian Games 2018

Selama Asian Games, Pemprov DKI Larang Delman Berkeliaran di Monas dan Kemayoran

"Kami beri mereka solusi, kami sudah tunjuk dua lokasi agar mereka bisa beroperasi, yaitu di Kota Tua dan Ragunan selama dua bulan kedepan," katanya.

Selama Asian Games, Pemprov DKI Larang Delman Berkeliaran di Monas dan Kemayoran
beritadaerah.co.id
Ilustrasi delman di Jakarta.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan melarang operasional delman selama Asian Games 2018.

"Kami sudah lakukan pendataan dan sosialisasikan lebih dulu, ada 61 delman di Monas dan 11 di Kemayoran yang kami imbau tidak beroperasi," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Darjamuni kepada wartawan di JIEPP, Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Rabu (11/7/2018).

Menurutnya, pengayuh delman dilarang untuk beroperasi mulai tanggal 1 Agustus sampai dengan 30 September 2018 mendatang.

Namun, pihaknya juga memberikan solusi kepada pengusaha delma tersebut dengan membolehkan mereka beroperasi di sekitar Kota Tua dan Ragunan.

"Kami beri mereka solusi, kami sudah tunjuk dua lokasi agar mereka bisa beroperasi, yaitu di Kota Tua dan Ragunan selama dua bulan kedepan," katanya.

Bila masih ada pengusaha delman yang melanggar, Darjamuni mengaku tidak akan segan memberikan tindakan tegas kepada mereka.

"Bila ada yang melanggar akan kamu tindak tegas, ini bukan untuk mematikan (usaha) tapi semata untuk menjaga nama baik bangsa kita," katanya.

Guna mengawasi para pengusaha delma tersebut, ia mengatakan telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak seperti Satpol PP hingga pemerintah kota setempat.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Darjamuni saat ditemui awak media di Jakarta Internasional Equestrian Park Pulomas (JIEPP), Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Rabu (11/7/2018).
Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Darjamuni saat ditemui awak media di Jakarta Internasional Equestrian Park Pulomas (JIEPP), Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Rabu (11/7/2018). (TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI)

"Tim saya akan mengawasi, seperti tim buser saja," katanya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, kebijakan ini diberlakukan untuk menghindari kuda yang digunakan dalam perlombaan Asian Games 2018 terjangkit penyakit dari kuda lainnya yang ada pada radius delapan kilometer dari lokasi penyelenggaraan.

Seperti diberitakan sebelumnya, hari ini Dinas KPKP menyosialisasikan larangan menampung, memotong, dan menjual hewan kurban dalam radius satu kilometer selama gelaran Asian Games kepada para pengurus masjid yang terdampak peraturan tersebut.

Menurut keterangan Darjamuni, sebanyak 45 masjid yang tersebar di dua kecamatan, yakni Pulo Gadung dan Kepala Gading terkena dampak larangan peraturan tersebut.

Sosialisasi ini sendiri dilaksanakan guna menyukseskan gelaran Asian Games 2018 yang akan berlangsung pada 18 Agustus hingga 2 September 2018 di Jakarta dan Palembang.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved