Piala Dunia 2018

Tak Peduli Masa Lalu, Pelatih Didier Deschamps Ingin Perancis Buat Sejarah Baru Piala Dunia 2018

Didier justru tidak mau timnya menengok kisah lama yang pernah ditorehkan ia dan rekan-rekannya. Baginya, zaman sekarang berbeda dengan zaman dahulu.

Tak Peduli Masa Lalu, Pelatih Didier Deschamps Ingin Perancis Buat Sejarah Baru Piala Dunia 2018
Istimewa
Didier Deschamps 

TRIBUNJAKARTA.COM -- Pelatih timnas Perancis Didier Deschamps berharap timnya dapat menggoreskan cerita baru daripada membandingkan sejarah masa lalu skuat Ayam Jantan di laga akbar Piala Dunia 2018.

Diketahui, Perancis sempat menjadi jawara ajang sepak bola bergengsi ini pada tahun 1998 silam.

Setelah 20 tahun, akhirnya Perancis dapat kesempatan lagi untuk menduduki bangku final Piala Dunia 2018.

Dilansir dari The Independent, Rabu (11/7/2018), Didier justru tidak mau timnya menengok kisah lama yang pernah ditorehkan ia dan rekan-rekannya.

Baginya, zaman sekarang berbeda dengan zaman dahulu.

Berhasil Melangkah ke Final Piala Dunia 2018, Ini Sederet Fakta Laga Timnas Perancis

"Anda harus hidup di zaman Anda," kata Didier.

“Saya tidak pernah, tidak pernah, tidak pernah menyebut sejarah saya sendiri. Para pemain tahu itu. Beberapa dari mereka bahkan belum dilahirkan, tetapi hanya bisa melihat dari dokumen dahulu saja. Kemenangan 1998 memang milik banyak orang Perancis saat itu, tetapi bukan (milik) generasi muda saat ini," sambung Didier.

Lebih lanjut ia menjelaskan pemain 20 tahun silam berbeda dengan pemain saat ini.

“Ceritanya berbeda sekarang. Anda tidak dapat membuat perbandingan, Anda tidak dapat berbicara tentang pemain dari 20 tahun yang lalu. Saya di sini untuk menulis halaman baru dalam sejarah, halaman yang paling indah," jelas kapten yang mengantarkan Perancis menyabet trofi Piala Dunia 1998 lalu.

Kendati demikian, Didier menjelaskan dirinya bukan berarti tidak bangga dengan hasil yang diperjuangkannya dahulu.

Halaman
123
Penulis: Erlina Fury Santika
Editor: Wahyu Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved