Asian Games 2018

Atlet Pencak Silat Wewey Wita Sebut Thailand dan Vietnam Saingan Terberat di Asian Games 2018

"Untuk pencak silat lawan terberat tetap negara di Asia Tenggara seperti Vietnam dan Thailand," katanya.

Atlet Pencak Silat Wewey Wita Sebut Thailand dan Vietnam Saingan Terberat di Asian Games 2018
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Wewey Wita (keempat dari kanan) bersama dengan Menpora Imam Nahrawi dan sejumlah atlet Asian Games XVIII 2018 cabor pencak silat, Kamis (12/7/201 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Pencak silat merupakan cabang olaharaga (cabor) baru yang akan dipertandingan dalam ajang Asian Games XVIII 2018 mendatang.

Selama ini, cabang olahraga tersebut hanya dipertandingkan dalam gelaran pesta olahraga se-Asia Tenggara atau Sea Games saja.

Wewey Wita, seorang atlet pencak silat yang berhasil meraih medali emas kelas B putri Sea Games 2017 memprediksi Vietnam dan Thailand akan menjadi pesain terberat Indonesia dalam memperebutkan medali emas Asian Games 2018.

"Untuk pencak silat lawan terberat tetap negara di Asia Tenggara seperti Vietnam dan Thailand," ucapnya kepada TribunJakarta.com, Kamis (12/7/2018).

Selain itu, Wewey mengungkapkan, Malaysia bisa menjadi kuda hitam sekaligus batu sandungan bagi Indonesia dalam meraih medali emas Asian Games kali ini.

Seperti diketahui, pesta olahraga terbesar se-Asia akan dihelat di Jakarta dan Palembang pada tanggal 18 Agustus hingga 2 September mendatang.

Seluruh persiapan telah disiapkan oleh pemerintah, baik itu pembangunan dan pembenahan sejumlah infrastuktur di kedua kota tersebut dan juga mempersiapkan seluruh atlet yang akan terjun dalam gelaran Asian Games XVIII 2018.

Untuk cabang pencak silat sendiri, kontingen Indonesia akan turun di 16 nomor dengan rincian 10 nomor tanding dan enam nomor seni.

Cabang olahraga ini memasang target merebut empat medalu emas dalam ajang Asian Games kali ini.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help