Dihadapan Mahasiswa UNJ Sandiaga Uno Ungkap Alasan Pemprov DKI Hentikan Proyek Reklamasi

"Maka dari itu kami, fokus untuk sesuai dengan rencana kerja kita. Untuk menghentikan program reklamasi dan menata ulang," katanya.

Dihadapan Mahasiswa UNJ Sandiaga Uno Ungkap Alasan Pemprov DKI Hentikan Proyek Reklamasi
TRIBUNJAKARTA.COM/NAWIR ARSYAD AKBAR
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, menjadi keynote speaker di Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (12/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno membeberkan alasan Pemprov DKI Jakarta menghentikan proyek reklamasi di pantai utara Jakarta.

Menurutnya, moratorium proyek reklamasi dilakukan demi menghadirkan kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat, khususnya yang berada di pesisir.

"Maka dari itu Pak Gubernur dan Wakil Gubernur, fokus untuk sesuai dengan rencana kerja kita. Untuk menghentikan program reklamasi dan menata ulang," ujar Sandiaga Uno di UNJ, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (12/7/2018).

Adanya penghentian proyek reklamasi tersebut, Sandiaga Uno menjelaskan bahwa investor tidak akan dirugikan.

Karena, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menata dan disesuaikan dengan ketentuan hukum.

"Selama tatanan hukumnya sesuai ketentuan dan aturan. Mereka juga akan mendapatkan keuntungan dan profit yang sesuai, terbuka dan berkeadilan," ujar Sandiaga Uno.

Lebih lanjut Sandiaga Uno menambahkan, pihaknya akan membuat masyarakat pesisir Jakarta terlibat dalam rencana pembangunan Pemprov DKI Jakarta.

"Jadi kami ingin nelayan menjadi bagian dari action plan kita. Kita tidak ingin ada kriminalisasi lagi. Jadi itu yang menjadi fokus kita dan harapan kita supaya masyarakat mendukung," ujar Sandiaga Uno.

Sebelumnya, Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta (KSTJ) mengecam tindakan Anies Baswedan yang mengeluarkan Peraturan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 58 Tahun 2018 tentang Pembentukan, Organisasi, dan Tata Kerja Badan Koordinasi Pengelolaan Reklamasi Pantai Utara Jakarta.

KSTJ menganggap, nelayan Teluk Jakarta mendapatkan kado pahit Lebaran tahun ini dengan reklamasi yang akan berlanjut.

"Janji penghentian reklamasi merupakan poin nomor 6 dari 23 janji politik Anies Baswedan -Sandiaga Uno. Suatu hutang yang harus dibayar kepada pemilihnya, yang percaya bahwa janji tersebut akan terwujud," kata KSTJ dalam keterangan tertulisnya beberapa waktu lalu.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help